Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
AS dan Inggris Tolak Ide Israel Pindah Paksa Warga Gaza ke Luar Negeri
beritabali.com/cnnindonesia.com/AS dan Inggris Tolak Ide Israel Pindah Paksa Warga Gaza ke Luar Negeri
BERITABALI.COM, DUNIA.
Utusan Amerika Serikat (AS) untuk PBB, Linda Thomas-Greenfield, menyebut tidak seharusnya warga Gaza, Palestina, menjadi sasaran pemindahan paksa setelah bombardir militer Israel.
Baca juga:
Biden Tolak Dukung Taiwan Merdeka
Menurut Thomas-Greenfield, situasi di Gaza begitu memilukan dan tidak dapat dipertahankan lagi. Dia menyatakan, AS mendukung warga sipil Palestina di Gaza kembali ke rumahnya.
"Posisi Amerika Serikat sudah jelas dan konsisten: warga sipil Palestina di Gaza harus bisa kembali ke rumah mereka sesegera mungkin, jika kondisinya memungkinkan," kata Thomas-Greenfield, seperti dikutip Anadolu, Minggu (14/1).
Pihak Washington telah menegaskan bahwa warga sipil tidak boleh dipaksa meninggalkan Gaza dalam keadaan apa pun. AS juga menolak pernyataan beberapa menteri Israel soal memindahkan warga ke luar Gaza.
"Kami dengan tegas menolak pernyataan beberapa menteri dan anggota parlemen Israel yang menyerukan pemukiman kembali warga Palestina di luar Gaza," ujarnya.
"Pernyataan-pernyataan ini, bersama dengan pernyataan para pejabat Israel yang menyerukan penganiayaan terhadap tahanan Palestina atau penghancuran Gaza, tidak bertanggung jawab, menghasut, dan hanya membuat lebih sulit untuk mengamankan perdamaian abadi," tambah Thomas-Greenfield.
Perwakilan Tetap Inggris untuk PBB, Barbara Woodward, menyatakan negaranya dengan tegas menolak segala usulan agar warga Palestina harus dimukimkan kembali di luar Gaza, termasuk usulan dari pemerintah Israel.
Woodward juga mendorong Israel untuk segera menghentikan semua aktivitas pemukiman di Wilayah Pendudukan Palestina.
"Pandangan dan keprihatinan kami juga dimiliki oleh sekutu dan mitra kami bahwa warga Gaza tidak boleh menjadi sasaran pengungsian paksa atau relokasi dari Gaza," kata Woodward.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3240 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1298 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 914 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 831 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 670 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun