Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 3 Agustus 2026
AS Nilai Putin Sudah Putus Asa Soal Ukraina Usai Rusia Copot Menhan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Amerika Serikat menilai Presiden Rusia Vladimir Putin mulai putus asa dengan invasi di Ukraina karena mengganti menteri pertahanannya.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri AS Vedant Patel mengatakan pergantian menhan Rusia mengindikasikan bahwa Rusia tak lagi mampu menanggung tingginya biaya invasi ke Ukraina.
"Penilaian kami adalah ini merupakan indikasi keputusasaan Putin untuk mempertahankan agresinya terhadap Ukraina, karena menjadi penguras besar ekonomi Rusia dan menyebabkan kerugian besar untuk pasukan Rusia, yang diperkirakan mencapai 315.000 korban," kata Patel kepada wartawan, seperti dikutip AFP, Senin (13/5).
Patel melanjutkan invasi Rusia di Ukraina telah menyebabkan banyak keluarga menderita. Menurut dia, Putin bisa kapan saja mengakhiri invasi ini karena ia yang memulainya.
"Rusia memulai perang tak beralasan ini melawan Ukraina. Putin bisa mengakhirinya kapan saja dengan menarik pasukannya dari Ukraina," ujarnya.
Putin mengganti menteri pertahanannya dari Sergei Shoigu menjadi Andrei Belousov. Shoigu sudah menjabat posisi itu sejak 2012, sementara Belousov merupakan seorang ekonom.
Pergantian ini terjadi tak lama usai Putin dilantik menjadi presiden untuk periode kelimanya.
Para pengamat pun menduga pergantian menhan Rusia ini merupakan sinyal bahwa perang Rusia-Ukraina akan berlangsung lama.
Pasalnya, Belousov merupakan orang yang tepat apabila Rusia ingin meningkatkan efektivitas produksi senjata dan memenuhi kebutuhan militer secara optimal.
Apalagi, setelah Wakil Menteri Pertahanan Shoigu, Timur Ivanov, ditangkap bulan lalu atas tuduhan menerima suap senilai nyaris 11 juta dolar atau setara Rp176 miliar. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 341 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 272 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 216 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun