Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Ayah Tembak Anaknya Gegara Tak Berhenti Main Gitar
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang pria paruh baya di Ohio, Fred Jon Hensley Sr. menembak putranya karena tak berhenti main gitar selama 1 jam.
Catatan pengadilan menyebut pria 79 tahun ini melakukan KDRT dan didakwa dengan penyerangan kejam.
WXIX melaporkan penembakan itu terjadi pada hari Minggu di sebuah rumah di Mohler Road, menurut polisi Blue Ash.
"Tersangka menyatakan menembak putranya dengan pistol .380 karena tidak mau berhenti bermain gitar," tulis polisi dalam surat kriminal.
"Hensley Sr. mengatakan bosan dengan putranya yang bermain gitar selama lebih dari satu jam dan dia mencoba menembak gitar tapi akhirnya menembak putranya di sisi (kanan) perut."
"(Anak laki-lakinya) kemudian menyerang ayahnya sambil menunggu petugas darurat tiba," tulis polisi dalam surat pernyataan.
Fred Jon Hensley Sr. ditahan di Hamilton County Justice Center pada Minggu malam dan dijadwalkan menghadapi hakim pada Senin.
Sebelumnya, seorang pria berusia 65 tahun di Mesir menembak anak laki-lakinya yang berumur 45 tahun karena hal sepele, yaitu lampu yang dipasang di tangga rumah.
Menyadur Gulf News Rabu (16/06) pelaku yang dikenal sebagai jutawan ini menghujani tubuh anaknya dengan enam peluru, bahkan ketika putranya sudah ambruk.
Anak korban alias cucu pelaku mengatakan hubungan antara kakek dan ayahnya cukup sulit, terutama setelah keduanya terlibat perselisihan tentang masalah keluarga.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3494 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1321 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 923 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 846 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 689 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun