Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Bali Process Kedepankan Repatriasi
BERITABALI.COM, BADUNG.
Negara-negara yang tergabung dalam Bali Process sepakat untuk mengedepankan langkah repatriasi dalam penanganan penyelundupan dan perdagangan manusia.
41 negara Bali Process dalam Konferensi Regional Ke-3 tentang penyelundupan dan perdagangan manusia di Nusa Dua, Rabu (15/4) berpandangan repatriasi merupakan langkah yang harus dikedepankan mengingat banyak alasan seseorang menjadi korban penyelundupan dan perdagangan manusia.
Menteri Luar Negeri Hasan Wirayuda menyatakan Negara-negara Bali Process kini sedang mengidentifikasi motif-motif penyebab penyelundupan dan perdagangan manusia. Apalagi setiap Negara memiliki akar masalah yang berbeda.
“Setiap Negara memiliki akar masalah berbeda, ada yang masalah ekonomi, sehingga dapat dilakukan repatriasi dengan memberikan pembekalan pelatihan, ada juga akibat perang sehingga tentunya sulit kondisinya,” ujar Hasan Wirayuda.
Hasan Wirayuda menyebutkan proses repatriasi tetap memperhatikan keinginan para korban dan kebijakan masing-masing Negara. Menurut Hasan Wirayuda, pada dasarnya upaya repatriasi di kawasan Asia-Pasifik akan lebih mudah daripada di kawasan Negara-negara Afrika dan Amerika Latin.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6018 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2347 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2243 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan