Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Bandara Ngurah Rai yang Baru, Berbasis Teknologi, Kearifan Lokal dan Lingkungan
Badung
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Tuban. Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai kini semakin modern. Selain kecanggihan teknologi, bandara ini juga mengadopsi kekayaan budaya Bali sekaligus penerapan konsep eco-airport.
Melalui pengembangan yang dimulai sejak Mei 2011, khasanah budaya lokal nampak jelas dari mengadopsi beberapa arsitektur Bali antaranya; Candi Bentar, Gayor, dan Bale Kulkul yang nampak di sekeliling bangunan utama.
Di sisi lain, salah satu konsern pembangunan airport yang berbasis eco-airport juga bertujuan untuk mengurangi jumlah emisi karbon. Bentuk ini dapat dilihat dari bentangan atap seperti gelombang lautan yang memaksimalkan pencahayaan alami.
" Kita tidak menginginkan terlalu banyak direct Sunlight. Dari kolong-kolong kaca, cahaya dibiarkan akan tetap masuk.Itu salah satu usaha mengecilkan beban lampu sekalian menekan beban AC", kata Darmawan, Arsitek Artelier6, dalam acara jumpa pers di Kuta, Jumat siang (06/09/13).
Desain lainnya, juga terdapat gedung parkir dibuat bertingkat berbentuk limas, menyerupai hamparan terasering persawahan di Bali.
Selain itu, proyek bandara yang menelan investasi 2,8 triliun ini juga dilengkapi teknologi HBS (Hold Baggage Screening ) dimana bagasi penumpang digerakkan secara elektronis dan mekanis dari sejak check-in hingga mendekati pesawat.
Sementara itu, President Director PT Angkasa Pura I, Tommy Soetomo dalam keterangannya menyatakan, tantangan terbesar dalam pengembangan bandara adalah masalah operasional bandara yang tetap jalan.
"Hal ini menjadikan bandara ini sebagai bandara di Indonesia yang dibangun tingkat kerumitan yang tinggi", imbuhnya. (eja)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 498 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 391 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 343 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan