Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 11 Juni 2026
Banjir Bandang Jembrana: 55 KK Diungsikan di Posko Darurat
Selasa, 25 Desember 2018,
21:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Beritabali.com,Jembrana. Banjir bandang yang terjadi beberapa hari lalu yang menimpa beberapa banjar di Desa Penyaringan-Tegalcangkring, masih menyisakan puing–puing dan lumpur di rumah–rumah warga. Selain merusak rumah warga, banjir tersebut juga menyebabkan putusnya jembatan penghubung antara dua banjar yakni Banjar Penyaringan dan Banjar Anyar Tengah.
[pilihan-redaksi]
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana I Ketut Eko Susilo Arta Permana mengatakan warga yang tidak bisa tinggal di rumahnya akibat terkena dampak banjir saat ini sudah berada di posko darurat di Balai Subak Banjar Bilukpoh. “Sampai saat ini terhitung sebanyak 55 KK yang tinggal di posko darurat," ucap Eko.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana I Ketut Eko Susilo Arta Permana mengatakan warga yang tidak bisa tinggal di rumahnya akibat terkena dampak banjir saat ini sudah berada di posko darurat di Balai Subak Banjar Bilukpoh. “Sampai saat ini terhitung sebanyak 55 KK yang tinggal di posko darurat," ucap Eko.
Bupati Jembrana bersama Sekda, Asisten dan pimpinan OPD di Jembrana Selasa (25/12) melakukan peninjauan langsung ke lokasi kejadian. Peninjauan dimulai dari Banjar Anyar untuk mengecek langsung jembatan yang putus. Akibat banjir tersebut akses masyrakat otomatis terhenti. Hal ini juga sangat merugikan mengingat jembatan ini banyak dilalui siswa untuk berangkat sekolah.
Selain itu satu persatu Bupati Artha mengunjungi rumah rumah warga yang terdampak. Ia juga sempat melihat kondisi dapur darurat yang disiapkan BPBD,yang selama ini menyupli konsumsi bagi warga mengungsi maupun kebutuhan petugas dilapangan. Pemantauannya diakhiri diposko darurat yang juga sebagai tempat mengungsi warga yang berada. Dari data disampaikan jumlah warga terdampak banjir sebanyak 55 KK atau 196 jiwa. 22 KK terpaksa mengungsi, serta 27 KK rumahnya mengalami kerusakan. (bbn/jim/rob)
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/eng
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026