Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
BBM Mahal, Ikan ‘Dicuri’ Kapal Pukat Harimau
Kusamba
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Sudah dua bulan nelayan Kusamba tidak melaut. Selain akibat kenaikan harga BBM, nelayan juga mengeluhkan beroperasinya beberapa kapal ikan asing jenis pukat harimau, yang mencuri ikan di perairan selatan Nusa Penida.
Hal ini diungkapkan dua nelayan Kusamba, Nyoman Rugeg (55) dan Wayan Rinda (45), Jumat (20/6). 2 Nelayan ini merupakan nelayan asal Kusamba yang biasa melaut sampai selatan pulau Nusa Penida.
“Saya tidak berani melaut, takut rugi BBM. Hasil tangkapan juga turun drastis,” ungkap Rugeg.
Hal yang yang sama diungkapkan Wayan Rinda. Bila melaut dan tidak mendapat ikan, sudah pasti dirinya rugi Rp 100.000.
“Uang sebesar itu sangat besar sekali artinya bagi kami,” keluhnya.
Menurut Rugeg dan Rinda, setengah dari 67 nelayan di kelompoknya sudah beralih profesi menjadi kuli bangunan atau pekerjaan kasar lainnya. Perahu-perahu milik nelayan yang tidak melaut, ‘diparkir’ di tepi pantai dan ditutupi dengan daun kelapa atau terpal.
Selain akibat kenaikan harga BBM, menurunnya hasil tangkapan nelayan ini juga diakibatkan aksi pencurian oleh kapal asing yang menggunakan pukat harimau.
“Selama dua bulan ini, sudah empat kali saya lihat ada kapal asing melintasi perairan selatan Nusa Penida,” ujarnya.
Kasubdin Bina Usaha Kelautan, Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Klungkung, Putu Suarta, Jumat (20/6), mengatakan terkait keluhan nelayan ini pihaknya sudah melakukan kerja sama dengan pihak Pol Air.
“Dengan informasi ini akan saya intensifkan koordinasi dengan instansi terkait,” Kata Putu Suarta. (igs)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5695 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2533 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2192 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan