Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 14 September 2026
BBPOM Bali Sita Apel Gala dan Smith di Pasar Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Untuk mengantisipasi peredaran buah apel impor yang mengandung bakteri berbahaya, petugas Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Bal, hari Senin (2/2/2015), mendatangi sejumlah pasar, tempat perbelanjaan, dan pasar grosir di kabupaten Tabanan. Dalam kegiatan ini, petugas menyasar buah apel import khususnya merk Royal Gala dan Grand Smith.
Inspeksi mendadak BBPOM Bali antara lain dilakukan ke sebuah pasar tradisional di kota Tabanan Bali. Kedatangan sejumlah petugas BBPOM Bali membuat para pedagang di pasar terkejut. Dalam sidak ini, petugas menemukan beberapa apel jenis Royal Gala dan Grand Smith yang masih dijual di lapak pedagang.
Petugas BBPOM Bali kemudian menyita puluhan apel jenis Gala dan Smith yang berbahaya bagi tubuh manusia jika dimakan. Selain menyita, petugas BBPOM juga memberi penyuluhan tentang bahaya apel impor berbakteri jika tetap dijual bebas di pasar.
Penyitaan apel impor berbahaya membuat pedagang kecewa dan menderita kerugian. Meski kecewa dan rugi, para pedagang pasar mengaku bisa memahami tujuan dari sidak dan penyitaan tersebut.
"Sampel buah apel yang disita selanjutnya akan diuji labotarioum BBPOM. Uji laboratorium ini dilakukan untuk mengetahui apakah buah tersebut terindikasi bakteri berbahaya atau tidak dan layak untuk dikonsumsi masyarakat," jelas Endang Widowati, Kepala BBPOM Bali.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3400 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 2622 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1901 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan