Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Begadang, Siswi SMP di Gianyar Tumbang Usai Vaksinasi
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Vaksinasi Covid-19 serentak menyasar anak usia 12-17 tahun, Senin (5/6) digelar Pemkab Gianyar. Ratusan siswa dari 7 SMP negeri menjadi sasaran hari pertama.
Secara keseluruhan vaksinasi berjalan lancar. Bahkan Bupati Gianyar Made Mahayastra menyempatkan diri keliling meninjau pelaksanaan vaksinasi di 7 sekolah. Hanya saja, usai kunjungannya di SMPN 1 Sukawati terjadi kejadian pasca vaksinasi yang menghebohkan.
Seorang siswi inisial KAF, 14, mengeluh pusing usai mendapat suntikan vaksin Sinovac (biofarma) sekitar pukul 10.54 WITA. Setelah pusing, siswi asal Kecamatan Sukawati ini pun langsung tumbang. Siswi kelas IX itu langsung mendapatkan penanganan oleh petugas medis yang bertugas.
Informasi dihimpun, KAF sama dengan temannya yang lain melewati tahap demi tahap pengecekan kesehatan sebelum disuntik vaksin. Hasil screening menunjukkan siswi tersebut tidak memiliki riwayat penyakit asma, gangguan jantung, darah, serta tidak pernah terpapar Covid-19. Sehingga dikatakan memenuhi syarat untuk mengikuti vaksinasi.
Namun usai setelah diobservasi pasca disuntikkan vaksin Sinovac siswi tersebut merasa pusing dan lemas. Suhu tubuh 35,9 celcius, tekanan darahnya 136/94 mmHg.
Selanjutnya siswi tersebut diberikan penanganan oleh tim medis dengan pemberian oksigen serta dilakukan pemeriksaan vital.
Siswi tersebut kemudian direbahkan dan dilonggarkan jalan nafasnya. Sekitar pukul 11.30 WITA kondisi siswi tersebut stabil dan dipulangkan dalam kondisi baik. Saat dicek suhu tubuhnya 35,9 tekanan darah 115/70 mmHg, nadi 80 kali/menit.
Saat ditanya, terungkap jika siswi tersebut mengaku begadang pada malam sebelumnya karena takut mengikuti vaksinasi Covid-19.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar, I Wayan Sadra membenarkan perihal peristiwa tersebut. Dirinya mengatakan bahwa memang ada satu orang siswi SMPN 1 Sukawati yang pingsan usai divaksin. Namun saat ini, kata dia kondisinya sudah membaik dan kembali seperti biasa. "Sekarang sudah sadar seperti biasa," tegasnya.
Menurutnya siswi tersebut pingsan bisa karena trauma, atau takut menjalani vaksinasi. Sebab apabila ada keluhan medis tentunya sudah diketahui oleh petugas kesehatan yang melakukan screening sebelum anak itu divaksin.
"Kita juga sudah sampaikan ke seluruh sekolah agar menyampaikan kepada siswa yang kondisinya kurang baik agar mengatakan sejujurnya kepada petugas kesehatan. Tapi untuk anak ini (yang pingsan) sekarang sudah kembali pulih seperti biasa," ujarnya.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3430 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1313 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 921 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 844 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 683 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun