Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Bekal Rp100 Ribu ke Gianyar, 10 Anak Suporter Bonek Diciduk
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Sebanyak 10 anak jalanan yang mengaku pendukung sepak bola yang diduga Bonek berhasil diamankan oleh Satpol PP Kecamatan Melaya.
Mereka diamankan petugas saat sehabis mandi di Pasar Melaya sekira pukul 8.30 WITA. Dengan modal nekat hanya berbekal 100 ribu dari Surabaya, serta alasan untuk menonton sepak bola di Kabupaten Gianyar.
Selain mengamankan 10 orang anak jalanan, petugas juga berhasil mengamankan seorang ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) yang diamankan oleh Satpol PP Kecamatan Pekutatan dengan tanpa identitas.
Salah satu anak jalanan Aren Firmansyah (17) asal Kabupaten Sidoarjo menuturkan, dirinya berencana ke Gianyar nonton bola.
“Sekarang uang saya habis hanya membawa bekal 100 ribu tak kirain cukup,” terangnya.
Kasi Keamanan Ketertiban I Putu Agus Yuliantara mengatakan pihaknya berhasil mengamankan 11 orang anak jalanan yang diduga supporter sepak bola dengan mengatasnamakan diri Bonek Surabaya.
“Dari 11 orang tersebut 1 merupakan seorang ODGJ yang berhasil diamankan oleh petugas kita yang ada di Kecamanatan Pekutatan. Mereka dikumpulan di Kantor Satpol PP Jembrana. Kita juga sudah melaporkan kepada Dinas Sosial Kabupaten dan menunggu untuk dipulangkan,” terangnya.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3353 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1305 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 918 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 839 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 677 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun