Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Belajar Tatap Muka di Karangasem Mulai 4 Oktober
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karangasem akhirnya resmi menginstruksikan seluruh satuan pendidikan di Karangasem agar melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) mulai Senin, (04/10/2021).
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karangasem, I Wayan Sutrisna menyebutkan, pembelajaran tatap muka di Kabupaten Karangasem akan dilaksanakan secara terbatas dengan penerapan protokol kesehatan sangat ketat.
"Untuk PTM di Kabupaten Karangasem kita rencanakan mulai tanggal 4 Oktober 2021 ini, " jelas Sutrisna.
Dalam surat rekomendasi Satgas penanganan Covid-19 Kabupaten Karangasem yang dibagikannya disana ada beberapa poin disebutkan, seperti untuk tingkat PAUD, pembelajaran tatap muka diikuti maksimal 33 persen dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal 5 peserta didik per kelasnya.
Sedangkan tingkat SD, SMP, SMA maksimal 62 persen sampai dengan 100 persen, menjaga jarak dan maksimal 5 peserta didik per kelasnya.
Disamping itu, ada juga syarat vaksin dalam PTM kali ini, dimana, siswa maupun tenaga pendidik harus memenuhi syarat sudah tervaksin Covid-19 dan secepat mungkin menerapkan penggunaan aplikasi pedulilindungi.
Apabila nantinya di lokasi satuan Pendidikan ditentukan sebagai zona orange atau merah dalam aplikasi pedulilindungi maka kegiatan PTM harus dihentikan.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1554 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1173 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1022 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 899 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah