Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Belasan Rumah Warga Jembrana Diterjang Angin Puting Beliung
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Belasan rumah warga di Desa Budeng, Kecamatan Jembrana, Kamis (10/03/2022) pukul 15.30 WITA diterjang angin puting beliung. Angin berputar tersebut tiba-tiba menerjang bersamaan dengan hujan deras.
Akibat terjangan angin berputar tersebut belasan rumah warga mengalami rusak berat dan ringan. Bahkan salah satu rumah milik warga rata dengan tanah.
Perbekel Desa Budeng I Putu Libra Setiawan mengatakan, kejadian angin puting beliung terjadi sekitar pukul 15.30 WITA. Angin itu tiba-tiba bertiup kencang dari arah selatan atau dari arah laut melewati pemukiman warga.
"Warga panik karena kejadian sangat cepat dan menimbulkan bunyi yang sangat keras," ujarnya.
Petugas dari BPBD Jembrana, Polsek Kota Jembrana, PMI Jembrana dan perangkat desa sudah masih melakukan pendataan korban.
"Sebagian besar rusak ringan, atap rumah berjatuhan" jelasnya.
Selain rumah yang rusak ringan, satu bangunan rumah semi permanen yang berada di tengah tambak ambruk. Beruntung rumah tersebut tidak ada yang menempati sehingga tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Perbekel memastikan bahwa angin puting beliung tidak sampai menimbulkan korban warganya.
"Astungkara tidak ada korban jiwa," ungkapnya.
Pascamusibah angin puting beliung tersebut beberapa warga yang rumahnya mengalami rusak ringan langsung memperbaiki sendiri. Sedangkan bagi rumah warga yang rusak berat masih didata oleh BPBD Jembrana.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 466 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 368 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 301 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan