Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Bendera PDIP di Pedawa Dirusak OTK
Banjar
BERITABALI.COM, BULELENG.
Perilaku politik tidak dewasa dan ‘norak’ terjadi di Desa Pedawa Buleleng. Tiga bendera PDI Perjuangan yang terpasang di Dusun Asah, Desa Pedawa Kecamatan Banjar dirusak oleh Orang Tidak Dikenal (OTK).
Tiga bendera berukuran 40 x 60 cm ditemukan tercecer oleh warga yang sedang melakukan kegiatan gotong royong, Minggu (25/1). Selanjutnya kasus pengerusakan bendera parpol tersebut, beserta barang bukti dilaporkan Sekretaris Ranting PDI Perjuangan Desa Pedawa, Ketut Suwetrayasa ke Panwaslu Kabupaten Buleleng.
“Saya tidak mengetahui pasti identitas atau nama orang yang melakukan pencabutan bendera milik PDI Perjuangan tersebut. Tetapi, dari ciri-ciri tubuhnya dan juga ketika menendang Ketut Ariasa, sepertinya saya tahu,” ungkap Made Budiawan selaku saksi yang juga dibenarkan Ketut Ariasa dan Komang Mertayasa.
Keterangan saksi menyebutkan, pelaku pengrusakan menaiki sepedamotor Suzuki Satria Nopol DK 3764 VJ yang membongceng seorang laki-laki mengenakan pakaian warna gelap.
“Tengah malam itu datang dari arah utara, dan di depan rumah milik Ketut Ariasa, laju sepedamotor diperlambat dan langsung melakukan pencabutan dan pengerusakan atau perobekan bendera PDI Perjuangan yang terpasang,” papar Mertayasa. Sementara, anggota Panwaslu Buleleng Gede Artama mengatakan, penanganan kasus pencabutan dan pengerusakan atau perobekan bendera PDIP tersebut akan dilakukan dalam waktu lima hari dengan mempertajam penanganan melalui keterangan saksi.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 441 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 364 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 290 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan