Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Berita Penyadapan Tak Pengaruhi Hubungan Indonesia - Australia
Badung
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Nusa Dua. Menteri Luar Negeri Marty M Natelegawa menyatakan meski berita penyadapan hangat diperbincangkan namun Pemerintah Indonesia memastikan hubungan dengan Australia tidak terganggu tetap berjalan dengan baik.
Hal itu ditegaskan Marty, usai melakukan pembicaraan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Australia Julie Bhisop di sela pertemuan Bali Democracy Forum (BDF) VI di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Jumat (8/11/2013).
Marty menuturkan, jika pertemuan BDF lebih diarahkan untuk meningkatkan upaya-upaya bilateral antar kedua negara tetangga. Walau isu penyadapan, sempat disinggung dalam ajang BDF oleh Perdana Menteri Timor Leste Xanana Gusmao, namun Marty meyakinkan bahwa hal itu tidak mengganggu hubungan bilatarel Indonesia-Australia.
Menurut Marty, pertemuan yang digelar sebelum Julia hadir sebagai pembicara dalam diskusi interaktif dengan para peserta BDF, sama sekali tidak membahas isu penyadapan. Ia menuturkan, pertemuan bilateral dirinya dengan Menlu Australia Julie Bhisop tidak memfokuskan pada kasus penyadapan yang diduga dilakukan Australia dan Amerika. "Lebih focus membahas BDF dalam mempromosikan dan mendorong kerjasama internasional dan kawasan dalam ranah perdamaian dan demokrasi," jelasnya.
Ajang BDF, kata Marty lebih membahas pertukaran pengalaman dan langkah praktik yang menitikberatkan pada prinsip keadilan, saling menghormati, dan pengertian. "Jadi, dalam pertemuan bilateral itu, Australia tidak bisa menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan intelijen," imbuhnya.
Bagi Marty, tali persahabatan antara Indonesia dan Australia sangatlah penting. Inilah yang akan tetap menjadi dasar pijakan bagi kedua negara dalam pengambilan
berbagai kebijakan ke depannnya.
BDF yang dibuka kemarin oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan dihadiri 86 negara di kawasan Asia Pasifik, Eropa, Afrika, dan Timur Tengah dijadwalkan ditutup siang ini oleh Marty Natalegawa. (dws)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 538 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 394 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 394 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan