Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 April 2026
Blokade Sopir Truk di Gilimanuk, Protes Skema TBB Sempat Lumpuhkan Dermaga
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Suasana sempat memanas di Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, pada Senin siang, 30 Maret 2026. Puluhan sopir truk bersumbu tiga melakukan aksi blokade di area dermaga sebagai bentuk protes atas penerapan skema Tiba Bongkar Berangkat (TBB).
Kebijakan ini diterapkan otoritas pelabuhan untuk mengurai membludaknya antrean arus balik di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.
Sekitar pukul 11.36 WITA, sejumlah truk sengaja diparkir melintang di dermaga Landing Craft Machine (LCM). Kondisi ini membuat aktivitas bongkar muat sempat terhenti, karena kendaraan yang baru tiba dari Ketapang tidak bisa keluar dari kapal.
Para sopir mengaku kecewa karena menurut mereka kebijakan TBB membuat kapal harus kembali ke Jawa dalam keadaan kosong, sementara mereka harus menunggu lama tanpa kepastian di Bali.
Manajer Humas ASDP lintas Ketapang–Gilimanuk, Bintang Felfian, membenarkan bahwa aksi tersebut merupakan buntut dari penyesuaian operasional yang sedang diterapkan.
“Mereka melakukan protes karena penerapan TBB sehingga kendaraan dari Gilimanuk tidak bisa dimuat. ASDP hanya menjalankan kebijakan yang sudah ditetapkan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD),” jelas Bintang.
Pihak ASDP langsung melakukan mediasi dan memberikan pemahaman kepada para sopir yang terdampak. Setelah ada penyesuaian di lapangan, para sopir akhirnya membubarkan blokade dan truk bersumbu tiga mulai mendapatkan giliran untuk diseberangkan.
Aktivitas pelabuhan kembali normal pada sore hari.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3734 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1675 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang