Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




BMKG Prediksi Jembrana Diguyur Hujan 10 Hari ke Depan

Kamis, 8 Januari 2026, 13:14 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/BMKG Prediksi Jembrana Diguyur Hujan 10 Hari ke Depan.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jembrana memprediksi cuaca di wilayah Jembrana dalam 10 hari ke depan masih didominasi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. 

Peluang hujan cukup tinggi, dengan potensi curah hujan lebih dari 50 milimeter selama periode tersebut.

Staf Analisa Data BMKG Jembrana, Trayi Budi, mengatakan kondisi ini dipengaruhi oleh puncak musim hujan yang terjadi pada Januari di wilayah Bali, termasuk Kabupaten Jembrana.

“Sebagian besar wilayah Jembrana berpeluang hujan ringan sampai sedang. Peluang hujan lebih dari 50 milimeter terjadi hingga 10 hari ke depan. Januari memang puncak musim penghujan,” ujarnya.

Selain hujan, Trayi menyebutkan kecepatan angin masih berada pada kondisi normal, yakni berkisar antara 5 hingga 15 knot. Meski demikian, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.

“Angin masih normal 5 sampai 15 knot. Tapi tetap perlu waspada kalau ada peringatan dini angin kencang,” kata Trayi, Kamis (08/01/2025).

BMKG juga menjelaskan bahwa hujan cenderung datang dari arah selatan. Hal ini disebabkan pusat konveksi atau penguapan berada di perairan selatan Bali. Untuk wilayah laut selatan, intensitas hujan diperkirakan lebih tinggi disertai jarak pandang yang lebih pendek.

Sementara itu, kondisi cuaca di Selat Bali dalam 10 hari ke depan juga diprediksi hujan ringan hingga sedang dengan visibilitas yang terbatas. Faktor pegunungan di wilayah Ketapang disebut turut memengaruhi pembentukan awan hujan di kawasan tersebut.

“Selat Bali juga berpotensi hujan ringan sampai sedang. Jarak pandangnya pendek. Ini karena ada pengaruh pegunungan di Ketapang,” jelasnya.

BMKG memperkirakan tinggi gelombang laut berada pada kisaran 1,5 hingga 2 meter. Masyarakat pesisir, nelayan, serta pengguna jasa penyeberangan diimbau untuk terus memantau informasi cuaca terkini dan memperhatikan peringatan dini yang dikeluarkan BMKG.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/jbr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami