Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 3 Agustus 2026
BPBD: 4 Warga Meninggal Akibat Gempa
Rabu, 7 Desember 2016,
14:00 WITA
Follow
Terjadi gempa di wilayah Pidie Jaya, Aceh dengan kekuatan 6,4 SR dan terjadi pada pukul 05:03 WIB. [source: ist]
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com - Aceh. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pidie Jaya A Manaf menyatakan, empat warga meninggal dunia akibat gempa berkekuatan 6,4 skala richter (SR) yang mengguncang wilayah itu.
"Benar, saya sudah mendapatkan informasi ada empat warga Pidie Jaya yang meninggal akibat gempa bumi dan saya belum tahu identitasnya," katanya di Pidie Jaya.
BACA JUGA:
Menurut Manaf, gempa kuat itu juga merobohkan sejumlah tempat ibadah dan rumah warga, bahkan tidak sedikit warga Pidie jaya dilarikan ke rumah sakit umum daerah, karena mengalami luka parah.
"Masjid, fasilitas umum dan rumah warga juga banyak yang roboh akibat gempa itu, namun saya belum bisa melaporkan jumlah bangunan yang rusak akibat gempa," katanya lagi.
BMKG Aceh merilits, gempa 6,4 SR terjadi itu terjadi pada pukul 05:03 WIB, lokasinya persis, 5.19 lintang utara (LU), 96.36 Barat Timur (BT) dan 18 kilometer timur laut Kabupaten Pidie Jaya, dikedalaman 10 kilometer Gempa juga kuat dirasakan di beberapa wilayah Aceh antaranya, Pidie Jaya, Pidie, Aceh Besar, Sabang, Bireun, Lhokseumawe.
"Usai gempa sudah terjadi lagi gempa susulan sebanyak 4 kali dan dipastikan gempa ini tidak berpotensi terjadinya tsunami, namun masyarakat diimbau mewaspadai terjadinya gempa susulan," kata Kepala Stasiun BMKG Kota Sabang.
Relawan Sentra Komunikasi (Senkom) Mitra Polri Aceh, Royan yang berada di lokasi rumah sakit mengharapkan bantuan medis dari daerah lain, khususnya daerah terdekat.
Puluhan korban luka-luka ringan dan berat, khususnya patah tulang yang kini berada di Rumah Sakit Umum Daerah di Meureudu sangat membutuhkan bantuan baik paramedis maupun obat-obatan.
Petugas kesehatan di RSUD Pidie Jaya kewalahan menangani korban, karena terbatasnya tenaga kesehatan, katanya. [bbn/idc/wrt]
BACA JUGA:
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 338 Kali
02
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 267 Kali
03
04
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 216 Kali
05
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026