Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
BPBD Jembrana Simulasi Tanah Longsor dan Banjir Bandang
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Akibat hujan deras mengguyur Kabupaten Jembrana dari pagi hingga sore mengakibatkan tanah longsor. Sebanyak 51 KK rumahnya terdampak longsor.
Mendengar informasi tersebut, Tim TRC BPBD Jembrana mendatangi lokasi untuk membantu mengevakuasi korban. Satu unit alat berat dikerahkan untuk evakuasi para korban.
Kejadian tersebut merupakan simulasi tanah longsor dan banjir bandang yang diadakan oleh BPBD Jembrana, bertempat di area parkir Kantor BPBD Jembrana.
Kalaksa BPBD Jembrana Agus Artana Putra mengatakan, hari ini pihaknya mengadakan simulasi tanah longsor dan banjir bandang.
"Tujuan dari kegiatan ini untuk memantapkan persiapan personel saat terjadi bencana tanah longsor dan banjir bandang. Di tahun ini volume hujan tidak kita bisa prediksi, kita hanya bisa mempersiapkan personil agar cepat tanggap di lapangan," terangnya saat dikonfirmasi via WA.
Agus menambahkan, selama ini memang banyak kejadian yang diakibatkan oleh cuaca ekstrem yang tidak menentu ini, selain hujan yang cukup derah juga diikuti oleh angin kencang.
"Setiap saat kami terus waspada, jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, dengan simulasi ini personel kami sudah siap dilapangan. Mudah-mudahan Jembrana aman tidak terjadi kejadian yang kita tidak inginkan," tutupnya.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3415 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1310 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 921 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 843 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 683 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun