Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 17 Agustus 2026
BPOM: Dua Perusahaan Farmasi Lalai Tak Penuhi Standar Obat Sirop
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menuding dua perusahaan farmasi yakni PT Samco Farma dan PT Ciubros Farma lalai karena tidak memenuhi standar produksi obat sirop dan memiliki cemaran Etilen Glikol (EG) serta Dietilen Glikol (DEG) yang melebihi ambang batas.
"Kelalaian ada, kesengajaan perlu pendalaman," ujar Kepala BPOM Penny K Lukito dalam konferensi pers, Rabu (9/11).
"Yang jelas ada kelalaian karena ada ketentuan-ketentuan CDOB, dimana sebuah PBF itu harus apabila dapat suplai dari distributor tertentu dia harus melakukan pemastian dikaitkan dengan mutu harus juga pastikan produsen atau distributor sebelumnya memang memenuhi ketentuan CDOB," tegas dia.
Ia menambahkan, setiap bahan baku atau pelarut yang diterima oleh perusahaan farmasi harus dilakukan pengujian. Sejauh ini BPOM mengklaim masih belum menemukan catatan yang menunjukkan itu.
"Artinya, mutunya ada jaminan dan mereka harus menguji juga setiap bahan baku atau pelarut yg mereka terima, nah itu tidak ada catatan yang tunjukkan hal demikian, jadi saya kira teman-teman tidak asal lakukan tindakan sanksi ya, tanpa adanya kepastian itu tak dilakukan," kata Penny.
Untuk diketahui, BPOM pada hari ini (9/11) telah mengumumkan dua perusahaan farmasi yang diduga tidak memenuhi standar produksi obat sirop dan memiliki cemaran EG serta DEG yang melebihi ambang batas. Dua perusahaan farmasi terbaru itu ialah PT Samco Farma dan PT Ciubros Farma.
Oleh karena itu, BPOM mencabut sertifikat Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) milik 2 perusahaan tersebut. BPOM baru gencar menyelidiki perusahaan farmasi usai korban jiwa gagal ginjal akut anak mencapai ratusan.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4561 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2361 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2016 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1625 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1066 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun