Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 6 Agustus 2026
Buka Lomba Baligrafi, Wabup Kembang Harapkan Tradisi Keaksaraan Lestari
Rabu, 13 Desember 2017,
09:24 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Mulai memudarnya kemampuan generasi muda jaman sekarang dalam menulis aksara Bali, mengundang keprihatinan dari Paiketan Penyuluh Bahasa Bali Jembrana. Bekerja sama dengan Pemprov Bali dan Pemkab Jembrana, Paiketan Penyuluh Bahasa Bali Jembrana menyelenggarakan Lomba Baligrafi yang merupakan lomba kreasi menulis aksara Bali.
Lomba yang diselenggarakan di Gedung Kesenian DR Ir Soekarno, dibuka oleh Wakil Bupati Jembrana Made Kembang Hartawan tadi pagi (12/12) dengan pemukulan kentongan, disaksikan Sekretaris Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Sejumlah Kepala OPD Pemkab Jembrana.
Wabup Kembang pada kesempatan tersebut menyatakan apresiasinya terhadap Lomba Baligrafi kali ini. Wabup Kembang menyatakan lomba yang baru digelar pertama kali di Jembrana ini sangat baik untuk melestarikan tradisi keaksarakan.
“Generasi milenial kini sudah banyak yang mulai melupakan tradisi – tradisi keaksaraan yang ada di Bali. Dengan kegiatan ini harapan saya bisa membangkitkan tradisi-tradisi keaksaraan yang nyaris dilupakan generasi muda,” kata Kembang.
Kembang menyambut baik dan berharap kegiatan yang di gelar kali ini bisa berlanjut tiap tahunnya dan pesertanya bertambah banyak. Kembang juga mengatakan peserta Baligrafi juga menciptakan nilai ekonomis dari seni yang dihasilkan.
“Kita tahu di Bali sangat erat kaitannya dengan seni, tidak ada ada salahnya jika peserta Baligrafi juga membuat seni dengan nilai ekonomis, yang layak jual. Bisa dalam bentu kreatif seperti meme, kartun, atau karikatur,” ujarnya.
Ketua panitia Lomba Baligrafi I Made Surianta mengatakan, lomba ini diadakan untuk menumbuh kembangkan kecintaan siswa-siswi di Jembrana agar lebih mencintai aksara Bali dan berharap dari seni yang dihasilkan bisa dijadikan mata pencaharian ke depannya. Lomba kali ini diikuti oleh 28 peserta dari SMA dan SMK se-Jembrana.
“Untuk hadiah, kami memberikan piala, piagam dan uang pembinaan untuk juara 1, 2, dan 3. Rencannya akan rutin kami selenggarakan dan kami mengupayakan agar peserta tiap tahunnya bertambah,” ujar pria asal Desa Penyaringan yang berprofesi sebagai penyuluh Bahasa Bali di Desa Delod Berawah.
Pada lomba kali ini keluar sebagai juara 1 adalah Kadek Dwipa Restu asal SMKN 3 Negara, Juara 2 Putu Pranayoga Aditya dari SMAN 1 Pekutatan, dan Juara 3 Putu Widiantara asal SMKN 2 Negara. [jim/wrt]
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
01
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3387 Kali
02
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1310 Kali
03
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 921 Kali
04
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 843 Kali
05
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 682 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026