Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 3 November 2026
Bupati Artha Berharap Warga Pesisir Tidak Buang Sampah Plastik ke Sungai
Senin, 8 April 2019,
09:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Beritabali.com, Jembrana. Bupati Jembrana Putu Artha berharap masyarakat terutama yang ada di sepanjang sungai Ijo Gading untuk membuang sampah plastik ke sungai dampaknya karena bisa membahayakan diri sendiri melainkan membahayakan lingkungan di sekitar.
[pilihan-redaksi]
Maka dari itu pihaknya mengimbau kepada masyarakat tidak saja di pesisir sungai dan di rumah masing-masing pun bagaimana cara memilah sampah supaya bisa menjadi contoh. "Maka dari itu Kepala Desa, Lurah, Kepala Lingkungan, dan tim semacam LH supaya betul-betul menerapkan apa yang menjadi program penertiban sampah plastik," ungkapnya saat Gerakan Berencana Bali Resik Sampah Plastik di kabupaten jembrana dipusatkan di pasar Ijo gading, Minggu (7/4).
Maka dari itu pihaknya mengimbau kepada masyarakat tidak saja di pesisir sungai dan di rumah masing-masing pun bagaimana cara memilah sampah supaya bisa menjadi contoh. "Maka dari itu Kepala Desa, Lurah, Kepala Lingkungan, dan tim semacam LH supaya betul-betul menerapkan apa yang menjadi program penertiban sampah plastik," ungkapnya saat Gerakan Berencana Bali Resik Sampah Plastik di kabupaten jembrana dipusatkan di pasar Ijo gading, Minggu (7/4).
Artha berharap supaya masyarakat sadar bahwa sungai itu sangat disakralkan apalagi apalagi semua umat. "untuk sungai ijo gading ini apa yang dulunya menggunakan sungai ini untuk transportasi lewat sungai itu biar bisa diaktifkan lagi apalagi setiap tanggal bulan Agustus kita selalu mengadakan lomba samapan. maka dari itu supaya ini kita manfaatkan jangan sampai nanti sungai ini tidak berfungsi untuk kegiatan-kegiatan apa yang kita laksanakan dan programkan maka dari itu kami menghimbau kepada masyarakat yang utamanya yang berada pesisir sungai supaya betul-betul ikut sadar jangan membuang sampah ke sungai karena itu membahayakan bagi umat manusia," paparnya.
Kegiatan ini diikuti dengan jumlah peserta 500 orang terdiri dari Bendesa adat, Masyarakat, siswa-siswi SD, SMP, SMA/SMK, BUMN, ASN, TNI/Polri, dan Kelompok peduli lingkungan menggunakan pakaian adat madya.
Gerakan Semesta Berencana Bali Resik sampah plastik di kabupaten jembrana dilaksanakan di 5 lokasi, yakni di pantai Yeh Leh sampai dengan rest area pengeregaoan, pantai Rambut Siwi, di sungai Ijo Gading dan pasar umum Negara, pasar Melaya dan di museum manusia purba Gilimanuk. Gerakan Semesta Berencana Bali Resik sampah plastik ini bertujuan untuk mewujudkan partisipasi dan kepedulian seluruh elemen masyarakat terhadap lingkungan.
[pilihan-redaksi2]
Bupati Jembrana I Putu Artha menambahkan, kegiatan yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Bali pada hari yang sama dan jam yang sama dengan tujuan untuk menunjukkan partisipasi dan kepedulian masyarakat/krama bali terhadap pengurangan penggunaan sampah plastik sekali pakai. Selain itu, lanjutnya juga untuk menghormati warisan para leluhur mengenai cara dan melihara/menjaga alam bali yang bersifat khas/unik, indah, dan suci/metaksu yang dituangkan menjadi nilai-nilai Tri Hita Karana.
Bupati Jembrana I Putu Artha menambahkan, kegiatan yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Bali pada hari yang sama dan jam yang sama dengan tujuan untuk menunjukkan partisipasi dan kepedulian masyarakat/krama bali terhadap pengurangan penggunaan sampah plastik sekali pakai. Selain itu, lanjutnya juga untuk menghormati warisan para leluhur mengenai cara dan melihara/menjaga alam bali yang bersifat khas/unik, indah, dan suci/metaksu yang dituangkan menjadi nilai-nilai Tri Hita Karana.
Kegiatan ini juga bentuk implementasi dari peraturan gubernur bali nomor 97 tahun 2018 tentang pembatasan timbulan sampah plastik sekali pakai. Kegiatan semesta berencana bali resik sampah plastik ini sengaja di pilih di sungai ijo gading dan pasar umum Negara sebagai lokasi pusat kegiatan untuk menciptakan lingkungan hidup yang hijau, indah, dan bersih serta meningkatkan kesadaran dan partisipasi mayarakat dalam pelestarian fungsi lingkungan hidup secara mandiri. (bbn/jim/rob)
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
02
03
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 552 Kali
04
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 411 Kali
05
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 409 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026