Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Bupati Berharap Kerjasama dengan BPSDMP Yogyakarta Berlanjut
BERITABALI.COM, BULELENG.
Guna meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkaitan dengan digitalisasi dan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana berharap kerjasama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng dengan Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BPSDMP) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Yogyakarta berlanjut hingga tahun mendatang.
Demikian diungkapkan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana saat menerima audensi Kepala BPSDMP Yogyakarta Kristiani Jhudita, di ruang kerjanya, Senin (4/4). Kerjasama antara Pemkab Buleleng dengan BPSDMP Kominfo Yogyakarta, ialah pengadaan Digital Talent Scholarship (DTS). DTS merupakan pelatihan-pelatihan yang ditujukan untuk meningkatkan kompetensi talenta digital dalam mendukung akselerasi transformasi digital di Indonesia. Tahun ini, Buleleng menjadi satu-satunya daerah di Provinsi Bali yang melakukan kerjasama ini dengan BPSDMP Kominfo Yogyakarta.
Bupati Suradnyana menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang dilaksanakan BPSDMP Kominfo Yogyakarta. Menurutnya, penajaman kompetensi di bidang digital sangat diperlukan masyarakat Buleleng.
"Terimakasih kepada BPSDMP Kominfo Yogyakarta karena sudah membawa sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat Buleleng. Saya berharap kerjasama kita, dan pelatihan-pelatihan ini dapat berjalan optimal dan tentu berlanjut ke tahun mendatang,” ucapnya.
Lebih lanjut, dirinya menambahkan masyarakat Buleleng antusias dalam mendaftar mengikuti pelatihan-pelatihan yang disediakan. Karena tidak hanya memberi kompetensi, juga diberikan sertifikat tanda bukti legalitas kompetensi itu sendiri. Tentunya, sertifikasi ini akan menjadi nilai tambah, dan meningkatkan daya saing bagi peserta yang kemudian ingin mencari pekerjaan.
”Pelatihan yang diberikan sangat baik. Karena akan ada uji kompetensi. Setelah lulus akan membawa sertifikasi. Ini poin pentingnya. Peserta akan memiliki kompetensi yang dibuktikan dengan sertifikat,” Imbuh Bupati Agus Suradnyana.
Sementara itu, ditemui usai bertemu dengan Bupati Buleleng Kepala BPSDMP Kominfo Yogyakarta Kristiani Jhudita mengatakan tujuan menemui Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana untuk mengucapkan terimakasih, karena kami sudah didukung penuh oleh Pemkab Buleleng dibawah kepemimpinan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana. Disamping itu juga, pihaknya berharap kerjasama di bidang TIK bisa berlanjut.
”Melalui pertemuan ini juga saya membicarakan kemungkinan untuk dilanjutkan di tahun-tahun mendatang khususnya untuk pengembangan SDM di bidang TIK,” kata Kristiani.
Disinggung mengenai penyelenggaraan pelatihan di Tahun depan, Kristiani menegaskan di Tahun 2022 untuk wilayah Kabupaten Buleleng sudah melaksanakan pelatihan sebanyak Empat Kali. Secara pribadi dirinya mengaku partisipasi masyarakat Buleleng sangat luar biasa, dan selama pelatihan berjalan tidak pernah kekurangan peserta. Selalu penuh tumpah ruah.
”Dukungan sangat baik kami terima dari Bapak Bupati. Beliau menyambut baik dan menyampaikan terimakasih kepada BPSDMP karena sudah memilih Buleleng. Masih ada pelatihan-pelatihan lainnya dengan target 5000 peserta selama satu tahun. Jika evaluasi hingga akhir baik, kerjasama pasti dilanjutkan,” pungkasnya.
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3493 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1321 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 923 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 846 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 689 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun