Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Bupati Klungkung Tinjau Aset Pemkab Yang Rusak

Selasa, 13 September 2016, 06:20 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.

Beritabali.com, Klungkung. Bupati Klungkung, Suwirta meninjau aset milik pemerintah Pelabuhan Pelelangan Ikan (PPI) milik Pemerintah Kabupaten Klungkung yang berlokasi di Dusun Karang Dadi Kusamba, Klungkung, Senin (12/9). 
 
Didampingi Kadis Peternakan, Perikanan, dan Kelautan I Gusti Ngurah Bagus Badiwangsa dan Kabag Humas I Wayan Parna, Bupati Suwirta meninjau seluruh bangunan yang  sudah lama rusak parah akibat terjangan ombak  dan tidak bisa difungsikan lagi sebagaimana mestinya. 
 
Melihat situasi seperti ini dirinya menilai walaupun dalam kajian ini bisa diperbaiki tapi secara kasat mata ini tidak mungkin untuk dilanjutkan. Selain itu walaupun ini menjadi kewenangan dari dinas kelautan propinsi Bali, dirinya juga merasa pesimis, apakah nanti propinsi mau menerima  ini menjadi asetnya dengan kondisi seperti ini.
 
"Apabila tidak layak dan nantinya akan menjadi beban bagi daerah, harus segera diambil langkah tegas, apakah bisa ini nantinya dihapus dan dikaji ulang lagi untuk apa sebenarnya cocoknya tempat ini yang bisa bermanfaat bagi masyarakat nantinya,"ujarnya.
 
Selain mengunjungi pelabuhan pelelangan ikan, Bupati suwirta juga mengunjungi pembangunan pos kesehatan hewan (Poskeswan) di wilayah Pelabuhan Pesinggahan yang kini proses pengerjaannya baru mencapai 60%. Dirinya berharap poskeswan ini nantinya benar–benar berfungsi sebagaimana mestinya dan bermanfaat bagi para peternak hususnya peternak sapi yang ada di Klungkung mengingat Klungkung akan dijadikan  pilot projek pembibitan sapi. 
 
Terkait dengan itu, Bupati Suwirta juga sempat menyinggung tentang pelabuhan Segi Tiga antara Klungkung daratan, Nusa Penida dan Nusa Lembongan yang digagasnya harus segera terwujud. Minimal dalam waktu dekat ini kajiannya atau perencanaanya harus harus terwujud. 
 
Suwirta juga akan segera memanggil seluruh SKPD untuk memikirkan kedepannya aset – aset milik daerah. 
 
“Mau dibagaimanakan aset kita ini? kalau tidak diperhatikan lama–lama akan hancur,” tambahnya.[bbn/hms/psk]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami