Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Bus Angkut Satgas Hanura dari GBK Kecelakaan di Tol Sragen, 3 Tewas
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sebuah bus yang disebut mengangkut Satgas Partai Hanura yang dalam perjalanan pulang usai menghadiri kampanye Ganjar Pranowo-Mahfud MD di Stadion GBK, Senayan, dikabarkan mengalami kecelakaan di Tol Sragen-Ngawi, KM 553.
Kecelakaan ini dikonfirmasi oleh Jubir Hanura, Siti Rahmayanti, kepada CNNIndonesia.com.
"Keluarga besar Partai Hanura berduka. Innalaillahi wainailahi rojiun. Rombongan bus BRIGADE mengalami kecelakaan di KM 553 yang menyebabkan 3 orang meninggal dunia," kata Siti lewat keterangan tertulis, Minggu (4/2).
Korban tewas disebut terdiri dari dua kader Brigade Hanura dan seorang sopir bus.
"Mari kita panjatkan doa bagi almarhum kader Brigade Hanura terbaik kita yang telah gugur dalam tugas partai," ujarnya.
"Semoga arwah dan amal ibadah mereka diterima di sisi Allah SWT. Dan sekiranya keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran, keikhlasan dan kekuatan lahir batin," kata Siti.
Dirlantas Polda Jatim Kombes Komarudin mengatakan kecelakaan terjadi di Tol Solo-Ngawi, KM 554.
"Barusan saya dapat kabar kalau yang meninggal di TKP ada 2, kemudian saya barusan dapat kabar dari RS yang luka berat meninggal, jadi total 3," kata dia.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3590 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1330 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 923 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 849 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 697 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun