Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 3 Agustus 2026
CASA Bali Identifikasi 10 Pedofil di Buleleng
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Jaringan Pedofilia Dunia nampaknya sudah mulai menyasar ke Bali dalam melakukan aksinya. Terbukti, 10 pelaku pedofil berhasil diidentifikasi CASA Bali (Committee Against Sexual Abuse), sebuah LSM yang peduli masalah pedofilia tersebut. Bahkan, hingga Rabu (3/9) empat orang asing diantaranya mendapat pemantauan serius dari Tim Investigator CASA Bali
“Saya sering melihat orang asing datang ke warung saya membawa anak-anak usia sekitar 9-12 tahun. Mereka makan bersama di sini, tetapi sejak beberapa bulan terakhir, rupa-rupanya sang Bule mengubah strateginya dengan menyuruh anak-anak tersebut membeli makanan tanpa si bule, tetapi kali ini dibungkus dan si bule kadang saya lihat hanya mengawasi dari jarak berjauhan. Setelah membeli makanan kesukaannya mereka pergi dengan si bule itu,†ungkap Dewa Gede Subali, seorang pengusaha rumah makan di kawasan Singaraja.
Berdasarkan hasil investigasi CASA Bali di Buleleng juga menyebutkan, pihaknya pernah melihat beberapa kali orang asing membawa anak-anak ke sebuah Mall di Singaraja. “Sebenarnya kita sudah memetakan dimana saja si korban. Kesulitannya melakukan koordinasi dengan institusi di desanya. Paling tidak untuk mencegah agar tidak menjadi korban,†ujar Investigator CASA Bali, IGN. Alit Kertaraharja didampingi Sekretaris CASA Bali, Cokorde Bagus Jaya Lasmana.
CASA Bali juga telah menerima sejumlah laporan, dimana masyarakat sering menemukan laki-laki tua berusia sekitar 60-an bersama anak laki-laki berumur sekitar 9 tahun, bahkan laki-laki bule tersebut pernah ditemui sebanyak dua kali dengan anak kecil yang berbeda.
â€Hal seperti inilah yang patut kita curigai dan diwaspadai, karena pelaku pedofil kerap melakukan hal ini untuk menjerat mangsanya,†papar Alit Kertaraharja.
Temuan CASA Bali atas kecurigaan adanya Jaringan Pedofilia dunia beraksi di Bali dan Buleleng secara khusus mendekati kebenaran, bahkan Beritabali.com yang sempat berada di sebuah hotel di Lovina, kerap melihat adanya Bule dengan sejumlah anak-anak yang berbeda-beda. (sas)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 345 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 294 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 223 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun