Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Cek Kesehatan Gratis Mulai di Jembrana, Warga Antusias
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) mulai dilaksanakan di Kabupaten Jembrana sejak Senin (10/2/2025). Program ini merupakan inisiatif pemerintah pusat untuk melakukan deteksi dini terhadap penyakit yang bisa dicegah agar tidak berkembang menjadi lebih serius.
Warga terlihat antusias mengikuti pemeriksaan ini, tidak hanya lansia tetapi juga berbagai kelompok usia, mulai dari bayi baru lahir hingga dewasa.
Seorang warga, I Gusti Ngurah Sugiarsa, mengaku senang dengan adanya program ini. "Bagi saya ini sangat bermanfaat, kita bisa tahu kondisi kesehatan kita lebih awal sebelum menjadi parah," ujarnya saat ditemui di Puskesmas 1 Jembrana, Selasa (11/2/2025).
Namun, di balik tingginya minat masyarakat, masih terdapat beberapa kendala yang dihadapi. Salah satunya adalah keterbatasan sarana dan prasarana, seperti laboratorium dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) yang masih dalam tahap pengusulan ke pemerintah pusat.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Jembrana, dr. I Wayan Sujana, menjelaskan bahwa PKG lebih fokus pada screening awal berbasis kuesioner yang diisi masyarakat melalui aplikasi Satu Sehat Mobile (SSM).
"PKG ini bertujuan mendeteksi dini penyakit yang bisa dicegah agar tidak sampai fatal," jelasnya.
Selain kendala sarana, kesiapan masyarakat dalam menggunakan aplikasi SSM juga menjadi tantangan. Sebagian warga belum familiar dengan teknologi sehingga membutuhkan pendampingan dalam pendaftaran dan pengisian kuesioner.
Meski begitu, Dinas Kesehatan Jembrana memastikan bahwa seluruh fasilitas kesehatan telah menyiapkan SDM dan sarana prasarana sejak awal Februari. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengukuran berat badan, tinggi badan, tekanan darah, screening kejiwaan, hingga pemeriksaan laboratorium sederhana.
"Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik. Kami berharap kendala yang ada dapat segera teratasi agar program ini berjalan optimal," tambah dr. Sujana.
Masyarakat yang ingin mengikuti program ini bisa mengunduh aplikasi Satu Sehat Mobile atau datang langsung ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan bantuan dari petugas. Dengan deteksi dini, warga diharapkan lebih proaktif menjaga kesehatan mereka.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5883 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4617 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2584 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2230 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2206 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan