Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Cina Siaga Perang, Mulai Pamer Rudal Hipersonik
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pemerintah Cina meminta militernya untuk bersiap menghadapi perang. Hal ini terjadi tatkala hubungan geopolitik negara itu memanas dengan Amerika Serikat (AS) terkait isu Taiwan.
Presiden Cina Xi Jinping mengatakan bahwa militer negara itu harus mencurahkan seluruh energinya dan melaksanakan semua pekerjaannya untuk kesiapan tempur. Ini menjadi kunci untuk memenangkan peperangan di era baru.
"Cina akan memperkuat pelatihan militer secara komprehensif dan bersiap untuk perang apa pun, Keamanan Cina makin tidak stabil dan tidak pasti," katanya dalam siaran kantor berita Cina, CCTV dikutip Rabu (9/11/2022).
Seiring dengan pernyataan Xi ini, Beijing juga telah memamerkan rudal hipersonik anti-kapal terbarunya, versi YJ-21, kepada publik untuk pertama kalinya. Ini dilakukan di sebuah pertunjukan udara Selasa.
Media Hong Kong, South China Morning Post (SCMP), melaporkan dua rudal dengan nama '2PZD-21' terlihat di bawah sayap pesawat pengebom strategis Xian H-6K. Mereka dipamerkan saat pembukaan Airshow Cina digelar di kota pesisir Zhuhai.
"YJ-21 sebelumnya terlihat di video uji tembak dari kapal perusak Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat pada bulan April, ketika USS Abraham Lincoln mengambil bagian dalam latihan bersama dengan Jepang di dekat semenanjung Korea," tulis media itu yang kemudian diwartakan juga oleh Russia Today.
Laporan media lain menyatakan bahwa rudal itu sebenarnya adalah varian dari CM-401. Rudal ini sebelumnya dikenal sebagai rudal hipersonik yang diluncurkan dengan truk atau kapal dengan jangkauan lebih pendek 300 kilometer.
Pernyataan dan pertunjukan rudal ini dilakukan saat Beijing terus menekankan klaimnya bahwa Taiwan adalah bagian dari kedaulatannya. Klaim ini ditentang oleh Taipei, yang mendapatkan sokongan kuat dari AS.
Dalam pemaparan Senin lalu, Presiden Taiwan Tsai Ing Wen menyebut ancaman Cina ke negaranya nyata. Jika konflik bersenjata terjadi antara pulau itu dengan Cina, maka Taipei akan mencari bantuan Barat.
"Jika (Tentara Pembebasan Rakyat) ingin melakukan sesuatu yang drastis, Xi harus mempertimbangkan biayanya. Dia harus berpikir dua kali," kata Tsai kepada mantan pejabat Gedung Putih, Ben Rhodes.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4507 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2323 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1968 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1592 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1036 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun