Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 10 Juni 2026
Cuaca Buruk, Penyeberangan Gilimanuk Buka Tutup
Senin, 4 Desember 2017,
11:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Penyeberangan melalui Pelabuhan Selat Bali kembali ditunda sementara pada Minggu (03/12/2017) sore. Penyebabnya karena selat Bali gelap akibat hujan deras disertai angin kencang dan kabut.
Memang, cuaca yang selalu berubah-ubah beberapa bulan terakhir mengakibatkan aktivitas penyebrangan dari Pelabuhan Gilimanuk maupun dari Ketapang Banyuwangi kerap memberlakukan sistem buka tutup.
[pilihan-redaksi]
Minggu sore kemarin, hujan deras diserati petir sehingga menimbulkan kabut tebal yang menyebabkan jarak pandang di tengah laut sangat terbatas.
Dengan kondisi jarak pandang yang sangat terbatas, nakhoda kesulitan mengarahkan kapal dan sangat berisiko. Selain kapal bisa hanyut juga bisa terjadi tabrakan antar kapal. Tidak mau menanggung resiko, Unit Pelaksana Pelabuhan (UPP) atau Syahbandar Ketapang dan Gilimanuk sepakat untuk menutup sementara penyeberangan mulai pukul 18.20 wita, sampai cuaca buruk berlalu.
Sementara kapal yang sudah selesai muat tetap menunggu di dermaga. Selain kapal yang harus menunggu berlayar, pengunaan jasa juga harus menunggu di pelabuhan.
“Syahbandar memutuskan menunda sementara penyebrangan karena hujan deras yang membuat jarak pandang terbatas,” ujar Manajer Usaha PT ASDP Indonesia Ferry Unit Pelabuhan Gilimanuk, Heru Wahono.
[pilihan-redaksi2]
Namun cuaca buruk tidak begitu lama berselang setengah jam tepatnya pukul 18.55 wita, Pelabuhan kembali dibuka kembali lantaran hujan mulai reda dan jarang pandang mulai normal.
Kapal-kapal yang sedang mengapung kemudian melanjutkan pelayaran, begitu pula kapal yang sudah selesai muat langsung berlayar.
“Belakangan ini penyebrangan memang sering buka tutup karena cuaca buruk. Namun penutupannya tidak berlangsung lama sehingga tidak terjadi penumpukan penguna jasa,” pungkasnya. [jim/wrt]
Berita Premium
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026