Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 16 Mei 2026
Data Satelit, PVMBG Sebut Sebaran Abu Vulkanik Capai Ketinggian 5.500 Meter
Senin, 31 Desember 2018,
16:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Pasca erupsi, Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Kasbani melaksanakan rilis pers terkait kondisi terkini dari aktivitas Gunung Agung yang berada di Kabupaten Karangasem, Bali pada pos pemantauan Gunung Api Agung Rendang, Karangasem, Senin (31/12).
[pilihan-redaksi]
Disebutkan, terkait erupsi Gunung Agung pada tanggal 30 Desember 2018 pukul 04.09 wita selama 3 menit 8 detik dengan amplitudo 22 mm. Erupsi ini terjadi akibat adanya overpreasure karena akumulasi gas gas vulkanik. Pada saat erupsi teramati sinar api di areal puncak kawah Gunung. Hanya saja ketinggian abu tidak teramati lantaran tertutup kabut.
Disebutkan, terkait erupsi Gunung Agung pada tanggal 30 Desember 2018 pukul 04.09 wita selama 3 menit 8 detik dengan amplitudo 22 mm. Erupsi ini terjadi akibat adanya overpreasure karena akumulasi gas gas vulkanik. Pada saat erupsi teramati sinar api di areal puncak kawah Gunung. Hanya saja ketinggian abu tidak teramati lantaran tertutup kabut.
Berdasarkan informasi satelit, abu vulkanik bergerak ke arah tenggara dengan ktinggian abu vulkanik mencapai 5500 meter di atas permukaan laut. Hujan abu tipis dilaporkan terjadi di wilayah karangasem sektor tenggara Gunung Agung. Sebelum erupsi ini terjadi, tidak teramati peningkatan intensitas kegempaan yang signifikan namun beberapa gempa vulkanik terekam diantaranya, gempa di lereng utara Gunung Agung pada tanggal 28 Desember lalu dengan magnitude M2.7 pukul 02.49 wita dan M2.4 pukul 15.31 wita.
Gempa yang terjadi mengindikasikan adanya pergerakan magma kepermukaan pada periode 27 sampai 29 Desember 2018 (sebelum erupsi). Selain itu, satelit MODIS juga tidak menunjukkan adanya anomali termal dipermukaan kawah Gunung Agung yang mengindikasikan tidak adanya materian lava segar dipermukaan kawah.
[pilihan-redaksi2]
Sebelum erupsi, Gunung Agung mengalami erupsi pada tanggal 27 juli 2018 dan 29 juli 2018 pukul 06.47 wita. Disamping itu, peristiwa gempa lombok dengan magnitude M6.4 disertai beberapa aftershok rentetan gempa bumi tektonik di sekitar pulau lombok teramati mempengaruhi aktivitas Gunung Agung dimana guncangannya berperan dalam pelepasan gas gas vulkanik yang dimanifestasikan dipermukaan dalam bentuk hembusan.
Sebelum erupsi, Gunung Agung mengalami erupsi pada tanggal 27 juli 2018 dan 29 juli 2018 pukul 06.47 wita. Disamping itu, peristiwa gempa lombok dengan magnitude M6.4 disertai beberapa aftershok rentetan gempa bumi tektonik di sekitar pulau lombok teramati mempengaruhi aktivitas Gunung Agung dimana guncangannya berperan dalam pelepasan gas gas vulkanik yang dimanifestasikan dipermukaan dalam bentuk hembusan.
Pada kondisi ini, akumulasi gas dikedalaman menjadi terganggu sehingga potensi erupsi justru berkurang selam periode aftershok gempa lombok. Gunung Agung tidak erupsi namun seiring dengan berkurangnya gempa tektonik, akumulasi gas vulkanik di Gunung Agung menjadi memungkinkan. Dalam sebulan terakhir gempa gempa yang terekam di Gunung Agung didominasi oleh gempa hembusan, gempa tektonik dan beberapa kejadian gempa vulkanik dangkal dan dalam. Berdasarkan analisia data secara menyeluruh, potensi untuk terjadinya erupsi yang lebih besar masih relatif kecil. Erupsi yang mungkin terjadi saat ini dapat berupa lontaran material batu atau lava pijar, hujan abu, maupun hembusan gas vulkanik. (bbn/igs/rob)
Berita Karangasem Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1370 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1045 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 887 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 786 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026