Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 25 September 2026
Demo Tolak Pungli, Warga Minta Kejati Bali Tidak "Masuk Angin"
Rabu, 19 Oktober 2016,
14:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Puluhan warga, hari Rabu (19/10) menggelar aksi demo ke gedung Kejaksaan Tinggi Bali, Denpasar. Warga mempertanyakan kasus pungutan liar atau pungli ijin angkutan di Organda dan Dishub Bali yang kini macet. Warga meminta pihak Kejaksaan Tinggi Bali melanjutkan kasus dugaan pungli dan korupsi ini, karena merugikan keuangan negara miliaran rupiah.
Dengan berpakaian adat Bali, puluhan warga dari berbagai elemen ini mendatangi gedung Kejaksaan Tinggi di kawasan Renon Denpasar, sambil dengan membawa poster tolak dan berantas pungli. Kedatangan warga dikawal sejumlah personil kepolisian.
Selain membentangkan spanduk, warga juga melakukan orasi menolak pungutan liar. Pendemo juga meminta Kejaksaan Tinggi Bali lebih serius dan tuntas dalam menangani kasus dugaan pungli ijin angkutan di Organda dan Dishub Bali, yang telah merugikan keuangan negara miliaran rupiah.
"Kita ingin agar kasus pungutan liar dituntaskan, seperti kasus pungli ijin angkutan di Organda dan Dishub Bali yang kini macet, tidak ada khabarnya. Sudah banyak data-data yang masuk, sudah banyak bukti-bukti adanya kerugian keuangan negara, sudah ada beberapa orang diperiksa, lalu kenapa kasusnya macet, tidak jalan, Ada apa ini?, jangan sampai ada oknum penegak hukum di Kejati Bali yang "masuk angin" (kena suap) dalam kasus ini. Jika tidak ada jaminan dari penegak hukum dalam hal ini Kejati Bali, kemana lagi masyarakat harus mencari keadilan?" ujar Ketut Witra, kordinator aksi demo.
Sempat terjadi ketegangan antara warga dan jaksa Kejati Bali, karena warga dilarang masuk gedung Kejati Bali. Ketegangan mencair setelah beberapa perwakilan warga pendemo diijinkan untuk masuk gedung menemui pejabat Kejati Bali.
Usai demo, warga akhirnya membubarkan diri. Namun warga berjanji kembali akan mendemo Kejati Bali, jika kasus dugaan pungli dan korupsi kembali macet, meski sudah banyak data-data yang masuk dan sudah ada pihak-pihak yang diperiksa.[bbn/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8370 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5788 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3622 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2448 Kali
05
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026