Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Desa Pakraman Bebetin Menangkar Kijang
Bebetin
BERITABALI.COM, BULELENG.
Melestarikan hewan langka jenis kijang yang dipercaya mampu memberikan kesejahteraan dan kesehatan terhadap warga di Desa Bebetin, Kecamatan Sawan, Desa Pakraman setempat melakukan penangkaran khusus terhadap hewan tersebut.
Desa Pekraman Bebetin di Kecamatan Sawan, melakukan penangkaran binatang langka jenis Kijang. Binatang langka yang menjadi salah satu sarana penting dalam
setiap upacara agama itu ditangkarkan di kawasan tanah milik desa pekraman seluas 33 hektar yang berada di areal pura Puseh Bebetin.
Penangkaran hewan jenis Kijang itu diprakarsai Karang Taruna Kartika Jaya Desa Bebetin.
”Sebelum melakukan upaya penagkaran, Desa Pakraman bersama Karang Taruna melakukan sejumlah kegiatan untuk mendukung upaya pelestarian Kijang yang bertujuan untuk melindungi hewan langka itu dari perburuan liar dan kepunahan,” ungkap Ketua Karang Taruna Kartika Jaya Bebetin, I Made Marsana, Senin (10/2).
Sebagai langkah awal dalam penangkaran kijang yang telah langka itu, Desa Pakraman dan Karang Taruna Bebetin baru memiliki tiga ekor Kijang yang didapatkan dari dua desa tetangga.
” Ini baru langkah awal, baru tiga ekor kita tangkarkan yang diberikan dari Desa Galungan dan Lemukih,” ujar Marsana.
Upaya penangkaran yang dilakukan warga Desa Bebetin mendapat respon dari berbagai pihak. Dengan penangkaran satwa langka berupa kijang itu diharapkan mampu melestarikan keberadaan hewan kijang yang selama ini hidup liar dihutan di sekitar Desa Bebetin dan sekitarnya.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 441 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 364 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 290 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan