Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 27 Mei 2026
Diam-Diam PLTU 'Raksasa' Ini Ada di Jalur Rawan Gempa Jabar
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Nama sesar atau patahan Cimandiri kini jadi buah bibir karena diduga jadi pemicu gempa dahsyat dangkal Magnitudo 5,6 yang meluluhlantakkan sebagian wilayah Cianjur-Sukabumi Jawa Barat (Jabar) Senin (21/11).
Jalur sesar ini sepanjang kurang lebih 100 km ini melintasi banyak kawasan, hingga tempat strategis nasional antara lain pembangkit listrik tenaga uap atau PLTU Pelabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat, yang menjadi sumber listrik warga di Pulau Jawa.
Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mencatat Sesar Cimandiri terletak di sepanjang lembah Sungai Cimandiri yang membentang dari Teluk Pelabuhanratu, Cikembar, selatan Kota Sukabumi, dan menerus sampai Padalarang.
Lokasi PLTU Pelabuhanratu persis di sisi barat muara Sungai Cimandiri, yang merupakan jalur patahan sesar Cimandiri. Hal ini tentu menarik, bahwa aset strategis yang menyangkut banyak hajat hidup orang banyak berada di jalur yang risiko tinggi gempa. PLTU ini juga berada di tepi Samudra Hindia, yang juga rawan dari potensi tsunami.
PLTU Pelabuhanratu dulunya bagian program percepatan pembangunan pembangkit berkapasitas 10 ribu megawatt (MW) tahap pertama. PLTU ini mulai operasi September 2013. PLTU Pelabuhanratu berkapasitas 3x350 MW, selama beroperasi PLTU ini beberapa kali mengalami kerusakan.
PLTU ini merupakan hasil konsorsium kontraktor Cina, Shanghai Electric Group dan PT Maxima Infrastruktur, anak usaha PT Truba Alam Manunggal Engineering dengan nilai investasi US$ 884 juta.
PLTU yang Pensiun Dini
PT PLN (Persero) bersiap melakukan early retirement atau pensiun dini terhadap Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Komitmen ini tecermin melalui kerja sama antara PLN dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) yang sepakat menjajaki kemungkinan pengakhiran lebih awal salah satu PLTU, yakni PLTU Pelabuhan Ratu, Jawa Barat.
Dalam kerja sama dengan PTBA ini, kemungkinan proses pensiun dini PLTU akan dilakukan melalui skema spin off with blended financing dengan komitmen mempersingkat masa pengoperasian PLTU menjadi 15 tahun dari yang sebelumnya 24 tahun.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2207 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 2083 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1548 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1428 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli