Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 15 Mei 2026
Diduga Tewas Dibunuh, Ada Luka Benda Tumpul
Beritabali.com, Jimbaran
BERITABALI.COM, BADUNG.
Penyelidikan penemuan tengkorak manusia (bernama Adi Safari) di dekat Galian C Jimbaran kian mengerucut. Mayat tersebut diduga dibunuh karena dari hasil penyelidikan ada luka pukulan benda tumpul di sekujur kepala korban.
“Hasil pemeriksan medis menjelaskan kalau korban meninggal dunia dengan beberapa luka benda tumpul di kepala,” ujar Kanit Reskrim Polsek Kuta Selatan, IPTU Gede Ardana. Ia mengatakan, hasil pemeriksaan medis ini belum bisa disimpulkan apakah korban tewas akibat dipukul dengan benda tumpul.
“Sementara dugaanya ke sana (tewas). Untuk mengetahui apakah kekerasan itu akibat dipukul atau karena jatuh ke jurang, masih kita perdalam lagi,” tegasnya.
Saat ini kata Iptu Ardana, pihaknya masih mendalami sebab kematian korban dengan memeriksa 3 saksi kuli bangunan yang tinggal di seputaran lokasi kejadian.
Namun, untuk hasil pemeriksaan, kata Iptu Ardana, belum bisa dipublikasikan. Pemeriksaan hanya sebatas internal penyidikan. “Motifnya masih kita dalami,”terangnya.
Tengkorak Adi, ditemukan Jumat (08/01) malam, di jurang seputaran Galian C Jimbaran. Meski tubuhnya tinggal tulang belulang, namun identitas korban masih bisa dikenali.
Diketahui jasad tersebut adalah Adi Safari asal Bondowoso, Jawa timur. Jasadnya ditemukan warga setempat yang kebetulan melintas, pada Jumat (8/1) pagi di bekas Galian C Jimbaran, Jalan Uluwatu II Kuta Selatan.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1314 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1010 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 847 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 758 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik