Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Dinding Kayu Kolam Vila di Gianyar Ambruk, Turis asal Seychelles Jatuh ke Jurang
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Anis Jacob (37) turis asal Seychelles jatuh ke jurang di Banjar Tengah, Desa Kendran, Kecamatan Tegallalang, Gianyar, Minggu malam (18/12) pukul 23.00 WITA.
Dia jatuh usai renang dan bersandar di dinding kayu kolam vila alam. Diduga rapuh, kayu tempat sandar ambruk, turis itu pun jatuh ke jurang.
Petugas gabungan, dari BPBD dan kepolisian lantas menerima laporan turis jatuh ke jurang. Petugas langsung meluncur ke lokasi kejadian membawa perlengkapan lengkap.
Karena posisi jatuh ada di jurang, maka proses evakuasi berlangsung dramatis. Petugas dilengkapi sarana pengamanan turun ke jurang.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar, Gusti Ngurah Dibya Presasta menyatakan pihaknya mengerahkan anggota TRC BPBD Kabupaten Gianyar beserta armada dan perlengkapan ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.
“Korban berhasil dievakuasi dalam kondisi hidup dengan luka berat pukul 00.15 WITA, yang selanjutnya dengan Ambulance PMI dirujuk ke RSU Kenak Medika, Mas Ubud,” ungkapnya.
Saat proses evakuasi, turut hadir Kalaksa BPBD Gianyar, Kabid Logistik, TRC BPBD, TNI dan Polri serta warga masyarakat.
“Demikian yg dapat kami laporkan, Anggota dan armada kembali Ke Posko,” tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3240 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1298 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 914 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 831 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 670 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun