Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 14 September 2026
Diparda Desak Bea Cukai Hentikan Sweeping
Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dinas Pariwisata Bali desak Kanwil Bea dan Cukai Wilayah Bali untuk menghentikan sweeping minuman beralkohol di Hotel maupun restaurant-restauran di Bali. Apalagi alasan sweeping hanya didasarkan pada penggunaan cukai palsu pada minuman beralkohol yang beredar di hotel maupun restaurant-restauran di Bali.
Kepala Dinas Pariwisata Bali Ida Bagus Subhiksu pada keteranganya di Renon (2/6) menyatakan hotel dan restaurant selama ini mendapatkan minuman beraalkohol dari distributor resmi yang ditunjuk oleh pemerintah.
Menurut Subhiksu, jika memang minuman beralkohol yang beredar menggunakan cukai palsu maka, Kanwil Bea Cukai seharusnya memeriksa distributor dan buka melakukan sweeping serta penyitaan ke hotel dan restaurant.
“Sekarang yang mesti harus dicari kan distributornya. Bukan dari pihak industri kami yang dicari. Ini kan sepihak namanya.” Ujar Ida Bagus Subhiksu.
Kepala Dinas Pariwisata Bali Ida Bagus Subhiksu menambahkan usulan penghentian sweeping dan penyitaan ini didasari pada tingginya kebutuhan minuman beralkohol mengingat memasuki bulan Juni pariwisata Bali memasuki musim kunjungan wisatawan yang tinggi atau fix season.
Berdasarkan data Dinas Pariwisata Bali sejak Sabtu lalu hingga hari ini tercatat sekitar 13 hotel dan restaurant yang telah mengalami penyitaan minuman beralkohol dari bea cukai.(mlt)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3407 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 3280 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1992 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan