Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Dipatuk Ular Kobra, Bocah Ini Masih Hidup
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang gadis berusia 6 tahun di India selamat dari maut setelah dipatuk dan dililit ular kobra selama 2 jam. Menyadur Latest Page News Selasa (21/9/2021), kobra itu berhasil diambil dari leher gadis itu berkat bantuan pawang ular.
Pada hari Senin, sebuah kantor berita lokal mengunggah video insiden traumatis itu ke YouTube, di mana video itu ditonton lebih dari 21.000 kali.
The International Business Times melaporkan insiden itu terjadi pada 12 September di Maharashtra, India. Korban, Purvi Gadkari mematung selama 2 jam ketika penyelamatan berlangsung agar tidak memancing ular menjadi ganas.
Pada menit terakhir, gadis mungil itu bergerak dan menyebabkan ular kobra menggigitnya sebelum meluncur pergi.
Times of India melaporkan bahwa ular itu menggigit lengan gadis itu setelah pawang ular mendekat untuk membantu mengeluarkan kobra.
"Seperti ular karang, kobra memiliki racun neurotoksik kuat yang bekerja pada sistem saraf," kata herpetologis Sara Viernum kepada Live Science.
“Gejala gigitan ular kobra neurotoksik dapat berupa penglihatan kabur, kesulitan menelan dan berbicara, kelemahan otot rangka, kesulitan bernapas, gagal napas, muntah, sakit perut, nekrosis, dan antikoagulasi,” lanjutnya.
Kobra India membunuh sekitar 10.000 orang setiap tahun. Ketika merasa terancam, ular kobra meludahkan racun melalui taring.
NDTV melaporkan pada hari Rabu bahwa Gadkari telah dirawat karena lukanya dan diperkirakan akan pulih sepenuhnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3239 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1298 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 914 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 831 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 670 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun