Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Doa Pasutri Desa Pemaron Penerima Hadiah Rumah Mohon Alam Semesta untuk Kemenangan Mulia-PAS
beritabali/ist/Doa Pasutri Desa Pemaron Penerima Hadiah Rumah Mohon Alam Semesta untuk Kemenangan Mulia-PAS.
BERITABALI.COM, BULELENG.
Wajah pasutri dari Desa Pemaron Kecamatan Buleleng, berseri-seri lantaran mendapatkan hadiah undian sebuah rumah dalam kegiatan Jalan Sehat Bahagia Relawan De Gadjah (RDG) yang dipusatkan di Taman Kota, Lapangan Ngurah Rai Singaraja, Minggu (10/11/2024).
Made Kariani (55) tidak menyangka bakal mendapatkan rumah. Awalnya muncul 9 nama dari undian untuk mendapatkan rumah, namun semua terlewati karena tidak muncul saat dipanggil paniti. Hingga akhirnya, kode undian P3819 yang dimiliki Kariani bersama suaminya Gede Setiawan (58) disebut dan dinyatakan sah sebagai penerima hadiah utama.
“Rasa syukur ngih mendapatkan hadiah ini, pokoknya setiap maturan (sembahyang, red) kami meminta keajaiban dan hari ini dikabulkan. Saya juga akan bayar kaul ‘maturan guling’ telah mendapatkan hadiah rumah ini,” ungkap Kariani dengan mata berkaca-kaca.
Baca juga:
Kesabaran Berbuah Manis, Suarta Dapat Pengganti Motor Butut, Ni Luh Puspa Ketiban Hadiah Rumah
Setiawan yang mendampingi sang istri setia menunggu pengundian hadiah utama, meski harus menunggu pengundian sebelumnya, bahkan tidak menyangka pada putaran undian ke sepuluh justru keluar nama istrinya sebagai pemenang utama dengan meraih hadiah rumah.
Pasangan suami istri ini juga terus menerus mengucapkan rasa syukur dengan mendapatkan hadiah rumah dari Relawan De Gadjah, sebab di tahun 2018, rumah miliknya di Pemaron ludes terbakar.
“Memang anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa, rumah saya di Pemaron tahun 2018 ludes terbakar, habis semua saya tidur di tanah sampai sekarang saya belum bangun karena korsleting listrik,” ceritanya.
Setiawan dan Kariani juga mendoakan calon Gubernur Bali Made Muliawan Arya alias De Gadjah didampingi calon Wakil Gubernur Bali Putu Agus Suradnyana dapat terpilih sebagai pemimpin daerah Bali.
“Terima kasih kepada semua, kepada panitia kepada pak De Gadjah, kepada Pak Agus Suradnyana terima kasih, kami telah mendapatkan hadiah rumah. Tadi saya mohon kepada alam semesta, untuk mendapatkan rumah dan nantinya juga saya akan memohon kepada alam semesta untuk kemenangan pak De Gadjah bersama pak Agus,” ucapnya.
Tidak kalah serunya juga sepuluh peraih hadiah satu unit sepeda motor yang ketiban rezeki mengikuti Jalan Sehat Bahagia Relawan De Gadjah. Seperti diungkapkan Gusti Made Kartini, dimana anaknya yang masih SD mendapatkan hadiah sepeda motor.
“Sangat senang sekali mengikuti acara dan saya mengucapkan banyak terima kasih relawan bapak Made Gadjah karena mendapat hadiah terima kasih banyak, nomor satu yes,” ujarnya dengan semangat.
Sebelumnya, meski Singaraja sempat diguyur hujan deras tidak menyurutkan 25 ribu warga di Kabupaten Buleleng, mengikuti kegiatan Jalan Sehat Bahagia Relawan De Gadjah yang dipusatkan di Taman Kota, Lapangan Ngurah Rai Singaraja dengan hadiah satu unit rumah dan 10 unit sepeda motor. Bahkan lautan ruas jalan yang dilewati dalam kegiatan itu penuh dan tidak terputus dari start hingga finish.
Kegiatan bertajuk Gerak Bersama, Bali Bahagia secara resmi dilepas dengan pengibaran bendera start oleh Gusti Agung Dewi Adnyani, istri calon Gubernur Bali Made Muliawan Arya alias De Gadjah didampingi calon Wakil Gubernur Bali, Putu Agus Suradnyana (PAS) bersama istri I Gusti Ayu Aries Sujati. Kehadiran Pembina Relawan De Gadjah, Made Muliawan Arya, juga menambah semarak acara yang ditutup dengan pesta kembang api.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bul
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 520 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 391 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 367 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan