Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
DPRD Rekomendasikan Kajian Akademis
Beritabali.com, Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
DPRD Bali merekomendasikan Pemerintah Daerah Bali untuk melakukan kajian secara akademis sebelum membangun pembangkit listrik tenaga surya atau pembangkit listrik tenaga angin sebagai upaya penyediaan energi alternatif.
DPRD mengingatkan kajian akademis sangat diperlukan agar pembangkit yang dibangun fisible dan tidak mangkrak seperti pembangunan pembangkit listrik tenaga angin di Pulau Nusa Penida.
Ketua Komisi III DPRD Bali Putu Agus Suradnyana pada keteranganya di Renon, Rabu (6/10) menyatakan pada dasarnya DPRD Bali setuju dengan rencana pembangunan pembangkit listrik ramah lingkungan, tetapi rencana tersebut harus realistis.
Selain itu, Agus Suradnyana berharap pemerintah provinsi Bali tidak hanya melempar wacana, sebab Bali dalam kondisi krisis energi listrik
Masalah Angin itukan sudah wacana dari dulu, tapi kenyataanya sampai sekarang belum visible. Kalau melihat Inggris, Jerman, itu karena teknologi mereka. Kalau ini ada teknologi baru saya setuju saja, ujar Putu Agus Suradnyana.
Ketua Komisi III DPRD Bali Putu Agus Suradnyana berharap pemerintah provinsi Bali lebih fokus dahulu pada proyek Bali Crosing atau sambungan listrik melalui kabel udara dari pulau Jawa.
Jika nantinya Bali Crossing terwujud maka Bali akan mendapatkan pasokkan listrik dari Pulau Jawa sebesar 1.500 megawatt. (mlt)
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5446 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3453 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2300 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1098 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan