Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 5 Agustus 2026
Dua Desa Wisata di Jembrana Diikutkan di Ajang ISTA 2017
Selasa, 18 Juli 2017,
21:04 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Beritabali.com, Jembrana. Pemkab Jembrana saat ini sangat serius mengembangkan desanya yang berpotensi memiliki keunggulan wisata. Untuk itu pertama kalinya Pemkab Jembrana mendorong kesertaan Desa Wisata di Kabupaten Jembrana dalam ajang Indonesia Sustainable Tourism Award (ISTA) 2017 yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata pada bulan September nanti.
Saat ini ada dua Desa Wisata yang berusaha dimasukan dalam ajang penghargaan kepariwisataan tingkat Nasional tersebut, yakni Desa Yehembang Kangin di Kecamatan Mendoyo, dan Desa Belimbingsari di Kecamatan Pekutatan.
[pilihan-redaksi]
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana, I Nengah Alit mengatakan, pihaknya berusaha untuk mendapat pengakuan terhadap keberadaan Desa Wisata di Jembrana ini, dilakukan seiring dengan komitmen pengembangan kepariwisataan di Jembrana, yang tergolong baru lebih terfokus pada tahun ini. Di mana pengembangan kepariwisataan di Jembrana ini, juga mengkhusus ke Desa, dengan pengembangan keberadaan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).
“Ada 15 Pokdarwis di Jembrana yang berada dibawaah binaan kami,” katanya.
Nengah Alit menambahkan, sebenarnya terdapat lima Desa Wisata di Jembrana, yang telah mendapat pengakuan dalam ajang Desa Wisata Award tingkat Provinsi Bali. Empat diantaranya, juga baru terpilih mendapat penghargaan kepawisataan dari Dinas Priwisata Pemprov Bali itu, pada tahun 2017 ini, yang digelar di Gianyar pada bulan Mei lalu. Empat Desa Wisata itu, yakni Desa Gumbrih di Kecamatan Pekutatan, Desa Yehembang Kangin di Kecamatan Mendoyo, Desa Perancak di Kecamatan Jembrana, dan Kelurahan Pendem di Kecamatan Jembrana.
“Satu lagi, adalah Desa Belimbingsari (Kecamata Melaya) yang memang sudah lebih dulu mendapat penghargaan Desa Wisata Award tahun sebelumnya,” imbuhnya.
[pilihan-redaksi2]
Dalam menghadapi ajang Desa Wisata Award 2017 tingkat Provinsi Bali lalu itu, juga hanya diajukan empat Desa Wisata di Jembrana, dan semua lolos dengan mendapat predikat bronze (perunggu). Sementara Desa Belimbingsari yang sudah lebih dulu mendapat penghargaan Desa Wisata Award tingkat Provinsi Bali pada tahun sebelumnya, berhasil meraih predikat silver (perak).
Melihat hasil cukup membanggakan itu, pihaknya kini mempersiapkan 2 Desa Wisata, yakni Desa Belimbingsari dan Desa Yehembang Kangin, untuk mengikuti ke ajang lebih tinggi di tingkat Nasional, ISTA 2017, yang akan diadakan Kementerian Pariwisata. Persiapannya itu, khusus di Desa Yehembang Kanging yang tergolong baru brusaha dikembangkan kepariwisataannya, akan menonjolkan objek wisata pemdangan alam green clif di Banjar Bangli, serta objek wisata rafting di Banjar Nusamara, yang turut dipaketkan dengan sajian olahan kuliner potensi sumber daya alam setempat. [jim/wrt]
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3222 Kali
02
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1298 Kali
03
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 914 Kali
04
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 831 Kali
05
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 668 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026