Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Dua Penderita Gangguan Jiwa Masih Dipasung di Tabanan

Jumat, 21 Oktober 2016, 05:05 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/file

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

BeritaBali.com, Tabanan. Program pemerintah bebas pasung di tahun 2017, ternyata masih menemui beberapa kendala. Saat ini di Kabupaten Tabanan masih ada dua warganya  yang dipasung. Padahal sudah beberapa kali pihak Pemda dalam hal ini dinas sosial turun dan membujuk keluarga agar kedua warga Tabanan itu bisa dirawat di Rumah Sakit Jiwa di Bangli. Namun pihak keluarga kukuh tidak memberikan izin.
 
Seperti dilontarkan Rika Rona yang membidangi masalah orang sakit jiwa dinas sosial Tabanan. 
 
“Kami sudah beberapa kali berkunjung ke dua warga di Tabanan yang masih dipasung tersebut,” jelasnya. 
 
Bahkan untuk yang di Tibu Biyu, Kecamatan Kerambitan sudah sampai 5 kali dikunjungi. 
 
“Untuk yang di kerambitan  seorang perempuan dipasung dengan cara dikurung di kamar. Waktu kami pertama kesana kami bersihkan kamarnya  yang kondisinya kurang terawat,” jelasnya. 
 
Hampir 5 kali ia bersama tim dinas sosial  mengunjungi  dan bertemu dengan keluarganya. 
 
“Kami sudah sempat jelaskan kepada keluarganya, lebih baik di rawat di rumah sakit jiwa di Bangli, daripada dikurung di dalam kamar,” jelasnya. 
 
Namun alasan pihak keluarga, tidak  diberikan izin  oleh keluarganya yang  tinggal di Denpasar. Sedangkan yang di Desa Luwus adalah laki-laki yang dipasung dengan cara dirante. Alasanya tidak mau dirawat di RSJ Bangli karena terkendala administrasi. 
 
“Kami sudah siap mengurus administasinya,  namun tetap saja tidak dikasi diajak ke Bangli,” terangnya. 
 
Bahkan beberapa kali sudah dilakukan home care, tetap saja tidak keluarga tidak memberikan dirawat di Bangli. 
 
Meski demikian, pihaknya terus memantau kondisi kedua warga Tabanan yang menderita gangguan jiwa tersebut dengan kondisi dipasung oleh pihak keluarga. 
 
“ Penerimaan keluarga sangat baik. Namun satu hal tidak diberikan mengajak berobat ke Rumah Sakit Jiwa di Bangli,” tandasnya.[bbn/nod/psk] 
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami