Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Dua Pengelola YKWK Dicopot
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kisruh di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan, Stikes Majapahit Singaraja berbuntut dengan pencopotan dua Pegawai Yayasan Kesejahteraan Warga Kesehatan (YKWK) Singaraja. Mereka dicopot lantaran melakukan berbagai penyimpangan yang dinilai merugikan pihak yayasan, Stikes Singaraja dan mahasiswa.
Pemberhentian dengan hormat terhasap Ni Made Trisna Dharmayanti, AMd. Kesling dan I Gede Sunjaya, S.Pd, M.MKes melalui surat keputusan Ketua Yayasan Kesejahteraan Warga Kesehatan Singaraja. Mereka dinilai telah melakukan berbagai penyimpangan yang merugikan kepentingan proses pendidikan kesehatan.
“ Yang bersangkutan kami berhentikan karena telah melakukan usaha-usaha yang membahayakan terhadap kelangsungan proses belajar pengajar pada Stikes Majapahit Singaraja dan menyebabkan kondisi kurang kondusif,” ungkap Ketua YKWK Singaraja, Nurwidji.
Sikap tegas yang diambil Yayasan Kesejahteraan Warga Kesehatan, YKWK Singaraja sebagai pengelola Stikes Majapahit Singaraja juga berdasarkan berbagai keluhan mahasiswa, lantaran banyaknya pungutan yang tidak jelas dilakukan Mantan Ketua Stikes, Gede Sunjaya.
” Langkah ini juga sebagai upaya perbaikan manajemen termasuk pengelolaan Stikes, karena ada beberapa masukan adanya pungutan yang dilakukan oknum pengelola dan uang itu tidak masuk ke yayasan. Namun untuk kepentingan pribadi,” papar Nurwidji.
Sejumlah pengelola YKWK Singaraja ketika dikonfirmasi terkait perubahan managemen dan pengelola Stikes Majapahit Singaraja mengaku tidak mengetahui secara pasti adanya pergantian tersebut, namun langkah yang dilakukan pihak Yayasan merupakan suatu penyelamatan terkait adanya beberapa penyimpangan dalam bidang keuangan.
”Mungkin ini jalan terbaik untuk adanya perubahan, sehingga kondisi perkuliahan tidak tersendat-sendat akibat terjadinya kekisruhan selama ini, yang berimbas kepada mahasiswa,” papar Edi Sutrisno.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 538 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 393 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 393 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan