Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Dua Warga Lemukih Terlibat Duel Sengit
BERITABALI.COM, BULELENG.
Dua warga di Desa Lemukih Kecamatan Sawan Buleleng saling serang dan terlibat baku hantam. Sejumlah perangkat desa kemudian mendatangi Mapolsek Sawan untuk meminta penanguhan penahanan atas kasus perkelahian tersebut.
Dua warga Desa Lemukih, Ketut Malih (45) dan Ketut Kariasa (25) saling serang dan terlibat dalam baku hantam satu lawan satu itu. Akibatnya, Ketut Malih babak belur hingga pelipis mata bagian kirinya robek.
Keduanya langsung diamankan polisi. Permohonan penangguhan penahanan dari perangkat Desa Lemukih mulai dari prebekel, kelian dusun dan tokoh desa setempat tidak digubris oleh polisi.
Meski demikian, polisi tidak berani memastikan perkelahian antar dua warga itu ada hubungannya dengan kasus sengketa tanah yang terjadi di Desa Lemukih. Karena dalam penanganan, kepolisian hanya melihat kasus perkelahiannya.
“Aksi perkelahian dua warga Desa Lemukih tersebut masih diproses secara hukum dengan melakukan penyelidikan dan penyidikan, kita belum memastikan kasus perkelahian ini terkait dengan masalah sengketa tanah,†ungkap Kapolsek Sawan, AKP. Nyoman Supardi Maha Putra, senin (26/10).
Perkelahian dua warga itu terjadi karena masalah sepele akibat kesalahpahaman. Berawal saat korban berpapasan dengan pelaku di tengah jalan, pelaku sempat memanggil korban namun tidak dijawab.
Pelaku kemudian melempar botol ke arah korban, namun tidak kena. Karena jengkel, pelaku kemudian mendatangi korban dan langsung terjadi perkelahian.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 556 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 419 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 418 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan