Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 15 Mei 2026
Duktang Illegal Bebas Keluar Masuk
Beritabali.com, Gilimanuk
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Ketatnya pemeriksaan di Pos KTP Gilimanuk rupanya membuat penduduk pendatang (duktang) illegal memilih melintasi jalan tikus untuk masuk ke Bali. Sejumlah jalan tikus di areal Pelabuhan Gilimanuk tampak masih terbuka lebar.
Dari pantauan di Pelabuhan Gilimanuk, Senin (5/10), seorang loper koran yang baru turun dari kapal, kepergok melompati pagar jalan penghubung antara pelabuhan dengan dermaga kapal lalu melenggang menyusuri pinggiran pantai yang ada di sisi selatan pelabuhan tersebut tanpa tersentuh pemeriksaan KTP yang berlokasi di sebelah timur Pelabuhan Gilimanuk.
Sedangkan dua orang duktang lain tampak juga memanfaatkan kalan tikus dengan melintasi tol gate yang biasa digunakan kendaraan untuk masuk menuju pelabuhan. Kejadian di siang bolong itu tampak dibiarkan saja oleh petugas di tempat tersebut. Untungnya, sebelum kedua orang tersebut naik bus, aparat Kominda Jembrana langsung menggiringnya ke Pos Pemeriksaan KTP.
Selain itu, sejumlah jalan tikus juga masih menganga lebar untuk masuknya duktang illegal ke Bali. Salah satunya, pintu pada pagar pembatas pelabuhan dengan area parkir manuver diduga merupakan jalan tikus lainnya yang sering digunakan duktang untuk menghindari pemeriksaan. Pintu pagar tersebut sewaktu-waktu bisa dibuka dengan alasan untuk pintu membuang sampah.
Sejatinya, pemeriksaan KTP untuk pendatang sudah sangat ketat. Pendatang yang menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat harus diperiksa kelengkapan kendaraan dan barang bawaannya di pos yang dijaga aparat kepolisian. Bagasi buspun tidak luput dari pemeriksaan tersebut.
Sedangkan para penumpangnya diwajibkan berjalan kaki melintasi gerbang X-Ray Setelah keluar dari pemeriksaan polisi, duktang kembali berhadapan dengan pemeriksaan KTP di Pos pemeriksaan KTP Gilimanuk yang diisi oleh petugas gabungan dari unsur TNI, Satpol.PP, Linmas, Dinas Dafduk dan Anggota LSM.
Kasi Linmas, Kantor Kesbang Linmas Jembrana IGN Rai Budi, ketika dikonfirmasi, Senin (5/10) terkait banyaknya jalan tikus yang masih menganga mengatakan pihaknya sengaja melakukan survey terhadap jalan-jalan tikus yang diduga sering digunakan duktang keluar dari pelabuhan.
Nantinya, hasil survey akan dikaji dan dilaporkan kepada para pimpinan daerah Jembrana maupun Provinsi Bali untuk mendapat penanganan dan perhatian yang lebih baik dari kondisi sekarang. Ini semua demi keamanan dan kenyamanan masyarakat Bali pada umumnya, ujar Rai Budi. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1311 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1008 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 844 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 757 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik