Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 28 Mei 2026
Eks Presiden FIFA Kritik Qatar Jadi Tuan Rumah Piala Dunia
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sepp Blatter menilai penetapan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 adalah kesalahan besar. Menurut mantan Presiden FIFA itu, Qatar terlalu kecil sebagai perhelatan sekelas Piala Dunia.
Keputusan pemilihan Qatar sebagai tuan rumah turnamen edisi tahun ini memang diwarnai dengan kontroversi, mulai dari tuduhan korupsi hingga pelanggaran hak asasi manusia (HAM).
Blatter, yang memimpin FIFA selama 17 tahun, juga terlibat dalam tuduhan korupsi selama masa jabatannya. Ia telah bebas setelah menjalani masa hukuman dari pengadilan Swiss pada Juni kemarin.
"Ini negara yang terlalu kecil. Sepakbola dan Piala Dunia terlalu besar untuk mereka," kata Blatter.
Dia mengatakan, FIFA mengubah kriteria yang digunakan untuk memilih negara tuan rumah pada 2012 setelah munculnya dugaan pelanggaran HAM terhadap kondisi para pekerja konstruksi terkait turnamen di Qatar.
"Sejak saat itu, pertimbangan sosial dan hak asasi manusia diperhitungkan [dalam penunjukkan tuan rumah Piala Dunia]," ungkapnya.
Blatter mengatakan dirinya akan menonton Piala Dunia tahun ini, yang dimulai kurang dari dua minggu lagi, dari rumahnya yang berada di Zurich, Swiss.
Piala Dunia FIFA 2022 akan menjadi putaran final ke-22 Piala Dunia FIFA, turnamen sepak bola internasional empat tahunan yang diikuti oleh tim nasional pria senior anggota FIFA.
Turnamen edisi ini dijadwalkan berlangsung di Qatar pada 20 November hingga 18 Desember 2022.
Untuk pertama kali, Qatar menyelenggarakan turnamen ini dan menjadi Piala Dunia FIFA pertama yang pernah diadakan di Jazirah Arab, dan di negara mayoritas berpenduduk Muslim.
Piala Dunia FIFA 2022 ini juga akan menjadi Piala Dunia FIFA kedua yang diadakan sepenuhnya di Asia setelah Piala Dunia FIFA 2002 di Korea Selatan dan Jepang. Selain itu, turnamen ini akan menjadi yang terakhir yang melibatkan 32 tim, pada periode selanjutnya (yaitu pada Piala Dunia FIFA 2026 di Amerika Utara).
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2216 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 2100 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1556 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1442 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli