Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Elon Musk PHK Setengah dari 7.500 Karyawan, Mantan Bos Twitter Minta Maaf
beritabali.com/cnbcindonesia.com/Elon Musk PHK Setengah dari 7.500 Karyawan, Mantan Bos Twitter Minta Maaf
BERITABALI.COM, DUNIA.
Salah satu pendiri dan mantan CEO Twitter Jack Dorsey pada Sabtu (5/11/2022) meminta maaf kepada staf perusahaan karena menumbuhkan raksasa media sosial "terlalu cepat".
Pernyataannya dibuat sehari setelah sekitar setengah dari 7.500 karyawan perusahaan dipecat oleh pemilik baru Elon Musk.
"Saya menyadari banyak yang marah kepada saya," tulis Dorsey yang ikut mendirikan Twitter pada 2006 dan mengundurkan diri sebagai CEO tahun lalu.
"Saya memiliki tanggung jawab mengapa semua orang berada dalam situasi ini: saya mengembangkan ukuran perusahaan terlalu cepat. Saya minta maaf untuk itu," katanya di Twitter, dikutip dari CNA.
Banyak karyawan Twitter telah menunggu mantan bos mereka, seorang tokoh karismatik dan berpengaruh di Silicon Valley, angkat bicara setelah Musk, orang terkaya di dunia, mengambil alih platform seminggu yang lalu dalam kesepakatan kontroversial.
Dorsey telah mendukung pengambilalihan oleh Musk, menyebutnya sebagai 'jalan yang benar' dalam sebuah posting Twitter pada bulan April.
"Orang-orang di Twitter dulu dan sekarang kuat dan tangguh," tulis Dorsey Sabtu. "Mereka akan selalu menemukan jalan tidak peduli betapa sulitnya saat ini."
Dorsey meninggalkan dewan direksi Twitter awal musim semi ini, tetapi tetap menjadi pemegang saham tidak langsung di perusahaan. Musk menulis pesan terkait dengan pemutusan kerja karyawan Twitter dalam sebuah tweet pada Jumat lalu.
"Mengenai pengurangan kekuatan Twitter, sayangnya tidak ada pilihan ketika perusahaan merugi lebih dari US$4 juta/hari. Setiap orang yang keluar ditawari 3 bulan pesangon, yang 50 persen lebih banyak dari yang diwajibkan secara hukum," ungkapnya.
Adapun, menurut CNBC International, kerugian US$ 4 juta per hari di perusahaan akan mewakili kerugian tahunan sekitar US$ 1,5 miliar.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4507 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2323 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1968 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1592 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1036 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun