Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 27 September 2026
Era Persaingan Bebas Dokter Diminta Siapkan Diri
Senin, 15 Januari 2018,
07:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta meminta para dokter di Bali agar meningkatkan kompetensinya menjelang era persaingan bebas yang akan dimulai tahun 2025 mendatang. Hal ini disampaikannya saat menghadiri Pelantikan Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Bali Masa Bhakti 2017-2020 di Gedung Theater Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Minggu (14/1).
“Saya mengajak dokter meningkatkan kualitasnya sehingga nantinya bisa bersaing secara global,” kata Sudikerta. Untuk itu ia berharap para dokter untuk mengikuti pendidikan, kursus atau pun pelatihan yang bisa meningkatkan kompetensinya di bidang medis. Di samping itu, Ia meminta IDI wilayah Bali selaku organisasi yang menaungi para dokter di Bali melindungi para anggotanya. Misalnya dengan membuat peraturan yang berpihak kepada para dokter di Bali.
Sebelumnya Ketua Umum PB IDI Prof.Dr.Ilham Oetama Marsis,Sp.OG mengatakan sesuai dengan ASEAN Framework Agreement of Services, pada tahun 2025 akan terjadi mobilisasi dokter antar ASEAN yang bergerak dengan bebas. Mengawali hal tersebut, pada tahun 2017 yang lalu telah terjadi kesepakatan membuat sistem informasi terbuka dimana nantinya data dokter dan distribusi dokter di Indonesia akan terlihat dengan jelas.
Selain itu akan ada penyamaan kompetensi sehingga akan dibuat satu standar dokter di ASEAN.Selaku Ketua PB IDI, Ia khawatir para dokter masih harus mengejar ketertinggalan dengan negara lain. “Gap (jarak) antara kita dengan Singapura misalnya, masih cukup jauh kalau dibandingkan.
Di saat Indonesia masih melakukan penelitian untuk treatment stem cell, Singapura sudah menerapkan hal itu di rumah sakit," jelasnya. Saat ini menurutnya baru kolegium bedah yang sudah siap melakukan kerjasama multilateral. Oleh karena itu Ia mendorong kolegium lain untuk menyiapkan diri.
Ia menerangkan mulai tahun 2017, Indonesia sudah terbuka dengan dokter spesialis dan sub spesialis asing. Untuk tahun 2020, hal ini ditingkatkan dengan terbukanya kesempatan untuk dokter umum. Puncaknya tahun 2025 semua akan terbuka secara bebas.
Ketua Umum PB IDI Prof.Dr.Ilham Oetama Marsis,Sp.OG melantik secara resmi Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Bali Masa Bhakti 2017-2020. Serah terima jabatan dilakukan dari Ketua sebelumnya dr. I Made Kompyang Gautama, Sp.A kepada Ketua baru dr. I Gede Putra Suteja.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8467 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5817 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3643 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2470 Kali
05
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026