Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 27 Mei 2026
Erdogan Murka Ledakan Bom di Istanbul Turki, Enam Tewas 81 Luka
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan murka terhadap ledakan bom di Istanbul Turki. Ia mengungkapkan kekesalannya atas ledakan yang menewaskan enam orang tersebut dan menyebutnya berbau terorisme.
Sebelum terbang ke Bali untuk KTT G20, Erdogan menegaskan bahwa Turki tidak akan mampu digoyahkan oleh aksi teror. Ia memaparkan bahwa pelaku, yang diduga melibatkan peran seorang perempuan, akan dihukum sebagaimana mestinya.
"Salah jika mengatakan ini pasti serangan teroris. Tapi perkembangan awal dan intelijen dari gubernur adalah berbau terorisme," ujarnya dikutip CNBC International, Senin (14/11/2022).
"Serangan ini berbahaya," tambahnya.
"(Namun) upaya untuk mengalahkan Turki dan rakyat Turki melalui terorisme akan gagal hari ini seperti yang mereka lakukan kemarin dan akan gagal lagi besok," kata Erdogan lagi.
Ledakan bom itu sendiri terjadi di Istiklal Avenue. Saat itu, wilayah bersejarah itu penuh sesak dengan warga lokal yang sedang berbelanja, turis, dan juga keluarga yang menghabiskan waktu akhir pekan.
Rekaman video yang diperoleh Reuters menunjukkan saat ledakan terjadi pada pukul 16.13 waktu setempat. Terlihat ledakan telah melempar puing-puing ke udara dan meninggalkan beberapa orang tergeletak.
Beberapa jam setelah ledakan, Wakil Presiden Fuat Oktay mengunjungi lokasi tersebut untuk memberikan jumlah korban tewas dan cedera terbaru. Selain enam tewas, korban luka mencapai 81 orang.
Pihak berwenang kemudian menambahkan ada seorang pekerja kementerian pemerintah dan putrinya yang termasuk dalam korban tewas. Lima orang dalam perawatan intensif di rumah sakit, dua di antaranya dalam kondisi kritis.
Istanbul dan kota-kota Turki lainnya pernah menjadi sasaran separatis Kurdi, militan Islam, dan kelompok lain. Termasuk dalam serangkaian serangan pada 2015 dan 2016.
Pemboman kembar di luar stadion sepak bola Istanbul pada Desember 2016 menewaskan 38 orang dan melukai 155 lainnya. Serangan itu diklaim dilakukan oleh Partai Pekerja Kurdistan (PKK), yang ditetapkan sebagai kelompok teroris oleh Turki, Uni Eropa, dan Amerika Serikat (AS).(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2199 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 2068 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1536 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1419 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli