Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 24 Mei 2026
Erick Thohir: Tak Apa-Apa Saya Dikritik, Namanya Juga Buat Perubahan
beritabali.com/cnnindonesia.com/Erick Thohir: Tak Apa-Apa Saya Dikritik, Namanya Juga Buat Perubahan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengaku tidak masalah jika mendapat kritikan terkait rencana PSSI memperketat kualifikasi pemain naturalisasi.
"Saya tidak apa-apa sekarang sebagai Ketua Umum PSSI banyak dikritik, yang namanya membuat perubahan banyak kritik, karena belum melihat agenda besarnya, semua hanya melihat shortcut. Dulu di KOI [Komite Olimpiade Indonesia] juga banyak dikritik, tapi kan semua niatnya baik," ujar Erick Thohir di Jakarta, Senin (6/3).
Ucapan itu diungkapkan Erick Thohir saat membahas naturalisasi untuk Timnas Indonesia U-20. Mantan Presiden Inter Milan itu mengungkap rencana PSSI untuk memperketat perekrutan pemain naturalisasi. Erick juga menyoroti naturalisasi pemain untuk kepentingan klub.
"Naturalisasi tidak boleh menjadi jalan singkat yang selalu membunuh pembinaan. Keseimbangannya harus terjadi. Naturalisasi di dunia olahraga Indonesia sudah sesuatu yang bukan tabu. Tetapi yang saya ingin ketuk hatinya tidak boleh menjadi jalan singkat semua harus naturalisasi. Kalau enggak, buat apa pembinaan?" ujar Erick.
"Sekarang kita bicara sepak bola. Naturalisasi yang ada di sepak bola menurut saya harus menjadi bagian solusi untuk tim nasional, bukan jalan singkat klub-klub mencari prestasi. Kita tidak boleh menutup mata kita ketika ada klub-klub sepak bola yang pemain asing dan naturalisasinya mendominasi daripada klub tersebut. Tidak salah, tapi hati kecil kita ke mana? Merah Putih kita," sambung Erick.
Ke depannya PSSI, dikatakan Erick, hanya akan melakukan naturalisasi pemain jika menguntungkan Timnas Indonesia dan diseleksi dengan sangat ketat.
"Yang dulunya naturalisasi hanya klub melobi pemerintah dan disetujui oleh DPR, ke depannya kita ingin memperbaiki proses naturalisasi itu oleh PSSI, untuk kepentingan nasional. Kalaupun main di klub boleh saja, tetapi bukannya sekarang kita dibanjiri sepak bola kita semua dengan pemain naturalisasi. Ini bukan salah dan benar, ini soal pilihan," ucap Erick.
"Kalaupun ada naturalisasi musti standarnya tinggi dan harus ada teken kontrak bahwa dia siap memperkuat Timnas. Kalau enggak buat apa? Mendingan kita kasih kesempatan anak-anak muda Indonesia," kata Erick.
Terkait proses naturalisasi tiga pemain untuk Timnas Indonesia U-20: Justin Hubner, Ivar Jenner, dan Rafael Struick, Erick Thohir memastikan masih berjalan.
"Prosesnya sedang berjalan. Kalau diminta secepatnya, ya DPR saja lagi reses, baru masuk tanggal 12 [Maret]. Kan tidak mungkin terus kita keluarkan paspor, keluarkan ID palsu, kan kita bahaya sebagai bangsa. Jadi ada prosesnya dan kita akan kawal, tetapi yang pasti kualifikasi pemain naturalisasi harus yang benar-benar baik, bukan sekadar naturalisasi," ucap Erick.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2033 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1875 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1389 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1268 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah