Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
Face Shield Anak Karakter Kartun Laris Jelang Era New Normal
BERITABALI.COM, TABANAN.
Face shield atau pelindung wajah pada masa awal kehidupan new normal makin banyak digunakan oleh masyarakat, salah satunya adalah pelindung wajah dengan karakter kartun yang khusus dibuat untuk anak-anak.
[pilihan-redaksi]
Perusahaan Daerah Dharma Santika (PDDS) di Tabanan melihat hal ini sebagai peluang bisnis baru. Mereka memperoduksi face shield lucu berisi karakter kartun.
“Kami sudah kerjakan seminggu, respon dari masyarakat bagus,” kata Direktur PDDS, I Wayan Sugi Dharmawan, Kamis, (4/6).
Untuk pemasaran, bagi yang berminat bisa langsung mengunjungi kantor PDDS Dharma Santika atau memesan melalui agen. “Satu face shield anak-anak Rp 35 ribu, dewasa Rp 30 ribu,” ujarnya.
Sugi menyebutkan, permintaan meningkat karena ada rencana sekolah kembali dibuka sehingga para orangtua merasa perlu membekali anak mereka face shield ke sekolah. “Awalnya kami buat seratus, seminggu sudah tinggal beberapa aja,” katanya.
Face shield menjadi salah satu alat pelindung diri dalam protokol kesehatan. Pemerintah Provinsi Bali menerapkan pola kehidupan new normal khususnya pada sektor layanan publik mulai 5 juni 2020.
Salah satu orangtua, Andi Santika, 31 tahun adalah yang berminat dengan face shield berisi gambar kartun. Ia membeli pelindung wajah itu untuk anaknya yang akan masuk sekolah taman kanak-kanak. “Untuk persiapan aja,” ujarnya.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5450 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3470 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2301 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1098 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan