Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Gabriel Attal Jadi PM Prancis Termuda di Usia 34 Tahun
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Emmanuel Macron menunjuk Gabriel Attal sebagai Perdana Menteri termuda Prancis di usianya yang baru menginjak 34 tahun.
Attal merupakan kepala pemerintahan termuda dan pertama di Prancis, yang secara terbuka menyatakan dirinya sebagai seorang gay.
"Presiden menunjuk Gabriel Attal sebagai perdana menteri, dan menugaskannya untuk membentuk pemerintahan," demikian pernyataan kantor Macron, seperti dikutip AFP.
Penunjukkan Attal dilakukan usai Elisabeth Borne mengajukan pengunduran diri sebagai PM Prancis, bersama seluruh anggota pemerintahan, setelah menjabat kurang dari dua tahun.
Attal merupakan salah satu tokoh paling populer di pemerintahan Prancis, di mana ia sebelumnya bertugas sebagai Menteri Pendidikan.
Attal juga sempat ditugaskan sebagai juru bicara pemerintahan selama masa pandemi Covid-19.
Penunjukkan Attal juga sudah diperkirakan sebelumnya, usai pengunduran diri Borne.
"Gabriel Attal mirip dengan Macron pada tahun 2017," kata anggota parlemen Prancis, Patrick Vignal. Dia juga menyebut Attal adalah sosok yang memiliki otoritas.
Baca juga:
Korban Tewas Gempa Jepang Tembus 200 Orang
Sementara itu sebuah lembaga survey Harris Interactive juga menyebut penunjukkan Attal membawa angin segar bagi Prancis.
"Duo Macron-Attal dapat memberikan kehidupan baru (bagi pemerintah)," demikian pernyataan lembaga tersebut, sebagaimana dilansir Reuters.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3316 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1305 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 915 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 838 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 674 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun